- Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju melakukan konservasi 12 rusa sambar dan ikan belida untuk melindungi keanekaragaman fauna.
- Kilang Plaju mengembangkan area penghijauan seluas 212,8365 hektare serta menanam 21.000 bibit mangrove di Kabupaten Banyuasin.
- Berbagai upaya konservasi lingkungan tersebut dilaksanakan secara konsisten guna menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung prinsip ESG.
Menurut Siti, upaya konservasi juga tidak dapat berjalan sendiri. Keterlibatan masyarakat, pemerintah, akademisi, dan berbagai mitra menjadi bagian penting agar program lingkungan dapat berkembang menjadi gerakan bersama.
Komitmen tersebut sekaligus menjadi bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam menjalankan kegiatan perusahaan secara bertanggung jawab. Perlindungan keanekaragaman hayati, penghijauan, rehabilitasi mangrove, dan pelibatan masyarakat menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan seiring dengan keberlanjutan operasional perusahaan.
Melalui berbagai program tersebut, Kilang Plaju terus berupaya membangun hubungan yang selaras antara operasional, lingkungan, dan masyarakat.
Sebab, menjaga alam bukan hanya tentang mempertahankan apa yang masih ada hari ini, tetapi juga memastikan lingkungan memiliki ruang untuk tumbuh dan pulih sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Kilang Plaju Gandeng Kemenkum Sumsel, Perkuat Legalitas UMKM dan Perlindungan Merek
-
Libatkan 2.500 Pekerja, Kilang Plaju Jalankan Pit Stop Demi Jaga Pasokan Energi Nasional
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Komisaris Utama Pertamina Apresiasi Kesiapan Kilang Plaju Jadi Pelopor Green Refinery
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk
-
Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air
-
Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga
-
Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul
-
Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Kenapa Asap Masih Kepung Palembang?