- Bocah laki-laki di Kertapati Palembang mengaku dipukul dua kali oleh pria diduga polisi saat bermain layang-layang pada Rabu, 15 Juli 2026.
- Kapolsek Kertapati mengonfirmasi bahwa terduga pelaku yang terekam CCTV adalah anggota kepolisian berinisial Aipda AS dan sedang dalam penyelidikan.
- Keluarga korban melaporkan insiden tersebut ke media sosial hingga memicu perhatian publik serta desakan transparansi penegakan hukum dari masyarakat.
Setelah video viral, Kapolsek Kertapati membenarkan bahwa pria yang terekam dalam CCTV merupakan anggota Polsek Kertapati berinisial Aipda AS.
Dalam penjelasan awal, Aipda AS mengakui sempat menyentuh atau menepuk kepala bocah tersebut. Namun, motif dan kronologi lengkap masih didalami oleh pihak kepolisian.
5. Kasus Kini Didalami dan Jadi Sorotan Publik
Kasus ini mendapat perhatian luas karena melibatkan dugaan tindakan kekerasan terhadap anak yang diduga dilakukan aparat penegak hukum.
Publik di media sosial mendesak agar penyelidikan dilakukan secara transparan dan profesional. Kepolisian menyatakan proses pemeriksaan terhadap anggota yang bersangkutan sedang berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
Perkembangan penanganan kasus ini masih terus dinantikan, termasuk hasil pemeriksaan internal kepolisian dan langkah lanjutan terhadap dugaan pelanggaran yang terjadi.
Berita Terkait
-
Sumsel Bhayangkara Run 2026 Digelar Minggu, KAI Ingatkan Penumpang Jangan Terlambat ke Stasiun
-
KAI Tambah Kereta Eksekutif KA Sindang Marga Akomodir Libur Tahun Baru Islam 1448 H
-
PT KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Kertapati saat CFD Ampera Minggu Pagi
-
Tangis Pecah Saat Penangkapan di Kertapati, Tersangka Pembunuhan Bersimpuh Cuci Kaki Ibu
-
Triwulan I 2026, KAI Divre III Palembang Angkut 380 Wisman, Tumbuh 3 Persen
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata
-
Sultan Muda Goes to OKU Timur, Dorong UMKM Melek Keuangan dan Akses Pembiayaan
-
Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Peduli Masyarakat Sungai Rebo, Salurkan PMT dan Edukasi Parenting
-
Rumah BUMN Bukit Asam Dorong Kreativitas Masyarakat lewat Pelatihan Lilin Aromatik Bernilai Usaha
-
Paket Pernikahan Ciatok di Wyndham Opi Hotel Palembang Mulai Rp4,8 Juta per Meja