- Ardi, seorang pekerja lapangan di Sumatera Selatan, mengandalkan konektivitas internet tinggi untuk menunjang mobilitas pekerjaannya di berbagai daerah.
- Penggunaan data mencapai 105,71 GB untuk mengakses informasi, komunikasi, hingga teknologi kecerdasan buatan selama bertugas di lapangan.
- Ardi memilih layanan IM3 karena jaringan yang stabil mendukung produktivitas kerja saat melakukan perjalanan dinas lintas kabupaten.
Sumatera Selatan memiliki wilayah yang luas dengan karakter geografis yang beragam. Jarak antarkabupaten bisa mencapai ratusan kilometer, sementara kondisi jaringan dapat berbeda antara satu lokasi dan lokasi lainnya.
Bagi Ardi, perjalanan menuju OKI, Muara Enim dan Lahat bukan sekadar berpindah titik di peta. Setiap perjalanan membawa tantangan tersendiri, termasuk kebutuhan untuk tetap terkoneks.
Dari pengalamannya, IM3 menjadi salah satu layanan yang diandalkannya selama menjalankan aktivitas di sejumlah wilayah tersebut.
Pengalaman Ardi menggambarkan pentingnya konektivitas bagi pekerja dengan mobilitas tinggi. Ketua APJII Sumatera Selatan, Yunus Alfian, mengatakan kestabilan jaringan dan perluasan jangkauan layanan internet kini semakin penting, terutama ketika konektivitas telah menjadi bagian dari aktivitas pekerjaan dan berbagai peluang ekonomi.
“Tentunya stabilitas jaringan sangat penting. Perluasan jangkauan layanan internet pun sangat penting bagi pemerataan akses komunikasi, informasi, pendidikan dan berbagai peluang usaha dan pekerjaan,” ujar Yunus kepada Suara.com.
Menurutnya, internet kini tak lagi sekadar digunakan untuk komunikasi dan hiburan, tetapi telah menjadi penopang utama pekerjaan dan dunia usaha, mulai dari skala rumah tangga hingga industri. “Internet sudah menjadi tulang punggung perekonomian dan menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari, baik untuk komunikasi antarkeluarga, pertemanan, pekerjaan, relasi bisnis, dan sebagainya,” katanya.
Bagi seorang pekerja lapangan, konektivitas tidak lagi hanya dibutuhkan untuk membuka media sosial atau menikmati hiburan. Internet menjadi jembatan untuk memperoleh informasi dan menjaga komunikasi tetap berjalan meski sedang berada jauh dari kantor.
Pengalaman Ardi sekaligus menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya berlangsung di gedung perkantoran atau di balik meja kerja. Transformasi itu juga berlangsung di jalan, dalam perjalanan antarkabupaten, dan melalui layar ponsel seorang pekerja yang harus tetap terkoneksi di tengah mobilitasnya.
Ketika Internet Mengubah Cara Orang Bekerja
Baca Juga: Pulang ke Palembang Usai Liburan, Satu Keluarga Kecelakaan di Tol Terpeka, 4 Tewas
Cara masyarakat bekerja telah mengalami perubahan besar dalam satu dekade terakhir. Kehadiran internet seluler memungkinkan berbagai aktivitas yang dahulu hanya dapat diselesaikan dari kantor kini dilakukan melalui telepon genggam.
Kebutuhan tersebut terus berkembang seiring hadirnya teknologi baru. Internet kini digunakan untuk berkomunikasi, mencari informasi, bekerja, membuat konten, menikmati hiburan, bermain gim hingga memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendukung produktivitas.
Perubahan perilaku digital itu turut mendorong kebutuhan terhadap jaringan yang semakin luas dan andal.
Indosat Ooredoo Hutchison terus memperkuat pengalaman digital pelanggan melalui dua brand konsumennya, IM3 dan Tri, seiring semakin beragamnya kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas.
Dalam kegiatan Jelajah Tri Palembang, Head of Circle Sumatera Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio, sebelumnya mengungkapkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap internet telah berkembang pesat.
Konektivitas tak lagi hanya digunakan untuk berkomunikasi. Internet semakin dibutuhkan untuk menunjang pekerjaan, pendidikan, hiburan, gaming hingga pemanfaatan AI.
Tag
Berita Terkait
-
Pulang ke Palembang Usai Liburan, Satu Keluarga Kecelakaan di Tol Terpeka, 4 Tewas
-
Satu per Satu Dipanggil, 13 Lurah Diperiksa di Kasus Korupsi Lampu Jalan Palembang
-
Lahan Basah Sungai Musi dalam Catatan, Ingatan dan Rasa Taufik Wijaya
-
Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam
-
Gegara Limbah, 3 Pabrik Tahu di Palembang Disegel, Belasan Usaha Lain Jadi Sorotan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja
-
17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?
-
ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya