- Sebanyak 443 jemaah haji asal Kabupaten OKU Timur Kloter 1 Debarkasi Palembang tiba di Sumatera Selatan, Selasa (2/6/2026).
- Seluruh jemaah haji dinyatakan kembali dalam keadaan sehat tanpa ada yang meninggal dunia setelah menuntaskan seluruh ibadah.
- Kedatangan jemaah di Asrama Haji Sumatera Selatan disambut langsung oleh Wakil Gubernur beserta jajaran pemerintah daerah setempat.
SuaraSumsel.id - Penantian panjang ribuan keluarga akhirnya terbayar. Setelah lebih dari 40 hari menjalani rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, sebanyak 443 jemaah haji Kloter 1 Debarkasi Palembang asal Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur kembali menginjakkan kaki di Bumi Sriwijaya, Selasa (2/6/2026).
Rasa haru, syukur, dan kebahagiaan menyelimuti kepulangan para tamu Allah tersebut. Senyum lebar tampak menghiasi wajah para jemaah saat tiba di Asrama Haji Sumatera Selatan setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi.
Kabar yang paling membahagiakan, seluruh jemaah Kloter 1 kembali dalam keadaan sehat. Tidak ada satu pun jemaah yang meninggal dunia maupun tertinggal karena sakit selama menjalankan ibadah haji.
Pesawat yang membawa para jemaah mendarat di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang pada pukul 06.46 WIB. Selanjutnya mereka diberangkatkan menuju Asrama Haji Sumatera Selatan menggunakan bus.
Kedatangan kloter pertama ini disambut langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang bersama jajaran pemerintah daerah dan panitia penyelenggara ibadah haji.
Dalam sambutannya, Cik Ujang mengaku bersyukur melihat seluruh jemaah kembali dengan selamat setelah menyelesaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.
"Rasa syukur yang mendalam patut kita panjatkan karena Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci dengan selamat, dan kini kembali berkumpul bersama keluarga. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT serta memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah," ujar Cik Ujang.
Menurutnya, perjalanan haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang sarat makna. Para jemaah telah melewati berbagai ujian kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan selama berada di Tanah Suci.
Karena itu, nilai-nilai yang diperoleh selama berhaji diharapkan dapat terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Tak Mau Balikan, Wanita Asal OKI Mengaku Foto Tanpa Busananya Disebar Mantan Pacar
"Jadilah agen-agen kebaikan yang turut memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa. Semoga momentum ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas keimanan," katanya.
Cik Ujang juga mengingatkan para jemaah agar tetap menjaga kesehatan selama perjalanan menuju kampung halaman. Ia menyinggung perbedaan cuaca antara Arab Saudi dan Sumatera Selatan yang cukup kontras.
"Bapak dan Ibu sekalian, selamat jalan kembali ke kampung halaman. Hati-hati di jalan dan sampaikan salam hangat kepada keluarga semuanya. Jaga kesehatan, karena cuaca di sana panas sekali sementara di sini dingin dan habis hujan. Insya Allah Bapak dan Ibu sekalian sehat walafiat," pesannya.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Palembang H. M. Arkan Nurwahidin juga menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kepulangan kloter pertama.
Menurut Arkan, keberhasilan seluruh jemaah kembali dalam keadaan sehat merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari petugas haji di Tanah Suci hingga petugas debarkasi di Palembang.
"Alhamdulillah, 443 jemaah Kloter 1 dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci dan kembali dalam keadaan sehat. Insya Allah semuanya mabrur dan membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Arkan.
Berita Terkait
-
Tak Mau Balikan, Wanita Asal OKI Mengaku Foto Tanpa Busananya Disebar Mantan Pacar
-
Terbongkar di Palembang, Rahasia iPhone Inter Bisa Aktif di Indonesia Ternyata Lewat Cara Ini
-
Kenapa Harga Cabai di Palembang Makin Mahal? Inflasi Mei Naik ke 2,53 Persen
-
Rumah Anda Mati Lampu Hari Ini? PLN Jadwalkan Pemadaman 4 Jam di Sejumlah Wilayah Palembang
-
Kenapa Sumsel Terasa Lebih Panas? BMKG Ungkap Musim Kemarau Sudah Dimulai dan Risikonya
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Diminta Masakkan Makanan untuk Nenek, Pemuda di Banyuasin Aniaya Ibu Kandung
-
Kronologi Menantu Bakar Rumah Mertua di Lubuklinggau, 11 Rumah Hangus
-
Suami Istri Kompak Jadi Spesialis Curanmor dan Bobol Rumah di Palembang, Polisi Ungkap Modusnya
-
LRT Sumsel Kampanyekan Transportasi Publik, Penumpang Stasiun Cinde Tembus 110 Ribu
-
Tagih Utang Berujung Maut, Pria di Palembang Tewas dengan Luka Bacok di Punggung