- Seorang bocah laki-laki berusia delapan tahun terjepit kakinya di dalam parit saat mengambil bola, Rabu (20/5/2026).
- Peristiwa terjadi di Jalan Super Semar, Kecamatan Kemuning, Palembang, yang memicu kepanikan warga sekitar lokasi kejadian.
- Petugas Damkarmat Palembang berhasil mengevakuasi korban dengan selamat meski ia mengalami luka pada bagian lutut kaki.
SuaraSumsel.id - uasana di sebuah lorong permukiman di Kota Palembang mendadak panik setelah seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun tak bisa keluar dari dalam parit saat hendak mengambil bola yang jatuh, Rabu (20/5/2026) sore.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Super Semar, Lorong Musyawarah 1 Nomor 1030, RT 13 RW 03, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning, Palembang.
Menurut keterangan warga, awalnya korban sedang bermain bola bersama teman-temannya di sekitar lokasi.
Namun permainan mendadak berubah menjadi kepanikan ketika bola yang mereka mainkan masuk ke dalam parit di pinggir jalan.
Tanpa berpikir panjang, bocah tersebut turun ke dalam parit untuk mengambil bola. Nahas, saat mencoba naik kembali, kaki korban justru tersangkut dan tidak bisa dilepaskan.
Teman-teman korban langsung panik dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.
“Tadi anak-anak langsung heboh karena kawannya tidak bisa keluar,” ujar salah seorang warga di lokasi.
Warga yang berdatangan sempat mencoba membantu mengeluarkan kaki korban. Namun posisi kaki bocah itu tersangkut cukup kuat di sela saluran parit hingga membuat proses penyelamatan berjalan sulit.
Korban juga terlihat kesakitan pada bagian lutut kakinya.
Baca Juga: Cara Melihat CCTV Palembang Live dari HP, Pantau Macet hingga Banjir Secara Real Time
Karena tak berhasil mengevakuasi korban, warga akhirnya menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palembang melalui layanan darurat 112 sekitar pukul 17.29 WIB.
Tak lama kemudian, tim rescue Damkar langsung menuju lokasi kejadian.
Kepala Seksi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palembang, Denny, S.AP., mengatakan proses evakuasi berlangsung hampir satu jam.
“Tim rescue langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan warga,” katanya.
Proses evakuasi dimulai pukul 17.42 WIB dan baru selesai sekitar pukul 18.41 WIB.
Selama proses penyelamatan berlangsung, warga sekitar tampak memadati lokasi sambil menyaksikan petugas berusaha melepaskan kaki korban dari dalam parit.
Tag
Berita Terkait
-
Cara Melihat CCTV Palembang Live dari HP, Pantau Macet hingga Banjir Secara Real Time
-
KAI Divre III Palembang Tutup 5 Perlintasan Liar Demi Keselamatan Perjalanan Kereta Api
-
Daftar Kawasan di Palembang yang Mengalami Mati Lampu Hari Ini, Ada Wilayahmu?
-
Skandal Proyek Fiktif Rp4 Miliar di Palembang: Jaksa Bongkar Dugaan Jatah 36 Persen untuk Pejabat
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Ramaikan HUT Sumsel ke 80 di Merchant Favorit Palembang
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban