- Seorang pelajar berinisial MI mengalami luka tusuk akibat tawuran antar kelompok remaja di kawasan 10 Ilir, Palembang, Sabtu dini hari.
- Dua kelompok remaja terlibat bentrokan menggunakan senjata tajam, kayu, dan bambu berpisaau yang menyebabkan korban menderita luka serius.
- Pihak kepolisian Polrestabes Palembang kini melakukan penyelidikan serta memburu para pelaku yang terlibat dalam aksi tawuran tersebut.
SuaraSumsel.id - Aksi tawuran antar remaja kembali memakan korban di Kota Palembang. Seorang pelajar berinisial MI (14) mengalami luka tusuk di bagian leher saat bentrokan berdarah pecah di kawasan 10 Ilir, Sabtu (9/5/2026) dini hari.
Korban bahkan sempat terkapar di lokasi kejadian sebelum akhirnya dievakuasi teman-temannya ke RS Pelabuhan Boom Baru untuk mendapatkan perawatan intensif.
Selain luka tusuk di leher, pelajar tersebut juga mengalami memar di sejumlah bagian tubuh akibat aksi brutal yang melibatkan dua kelompok remaja dari kawasan 11 Ilir dan 14 Ilir.
Informasi yang dihimpun, tawuran terjadi saat kedua kelompok saling serang menggunakan senjata tajam, kayu hingga bambu yang telah dipasangi pisaau.
Suasana di lokasi disebut sempat mencekam. Warga sekitar mengaku mendengar suara teriakan dan keributan dari arah jalan tempat bentrokan terjadi.
“Ramai sekali tadi malam, ada yang teriak-teriak. Warga takut keluar karena mereka bawa senjata,” ujar seorang warga di sekitar lokasi kejadian.
Dalam bentrokan itu, korban diduga sempat terjatuh sebelum mengalami luka tusuk di bagian leher. Rekan-rekannya yang panik langsung membawa korban ke rumah sakit karena kondisinya cukup parah.
“Katanya darah keluar banyak, langsung dibawa ke rumah sakit,” kata warga lainnya.
Hingga kini korban masih menjalani perawatan intensif akibat luka yang dialaminya. Keluarga korban juga disebut masih syok atas kejadian tersebut.
Baca Juga: 5 Fakta Tawuran Maut di Palembang, Remaja 20 Tahun Tewas Ditusuk Saat Bentrokan
Ibu korban telah melapor ke Polrestabes Palembang dan berharap para pelaku segera ditangkap.
“Kami berharap pelakunya cepat diamankan. Anak masih trauma dan belum pulih,” ujar pihak keluarga.
Kasus tawuran remaja di Palembang belakangan memang kembali menjadi sorotan masyarakat. Warga mulai resah karena para pelaku kini nekat membawa senjata tajam yang dapat mengancam nyawa.
Dalam kasus di 10 Ilir ini, keberadaan bambu berpisaau dan sajam membuat warga khawatir aksi tawuran antar remaja semakin brutal dan sulit dikendalikan.
“Sekarang bukan sekadar tawuran biasa. Mereka sudah bawa senjata tajam, ini berbahaya sekali,” ujar warga.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Petugas dikabarkan tengah memburu para pelaku yang terlibat tawuran berdarah tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
5 Fakta Tawuran Maut di Palembang, Remaja 20 Tahun Tewas Ditusuk Saat Bentrokan
-
Tawuran Remaja Kembali Pecah di Lubuklinggau, Warga Mengaku Tak Berani Keluar Malam
-
Detik-Detik Mencekam Simpang Veteran Palembang: Ratusan Remaja Bersiaga Tawuran
-
Palembang Darurat Tawuran! Satu Remaja Tewas Dibacok, Satu Orang Tertembak
-
Tawuran di Palembang Berujung Maut, Korban Remaja Ditusuk Senjata Tajam
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang