- Martabak HAR merupakan kuliner legendaris Palembang yang ikonik dengan tekstur kulit tipis dan siraman kuah kari gurih.
- Martabak terang bulan menawarkan variasi topping manis yang melimpah sehingga sangat populer sebagai camilan santai bagi keluarga.
- Wisatawan dan warga lokal sering menikmati kedua martabak tersebut secara bergantian sebagai menu makan malam dan pencuci mulut.
SuaraSumsel.id - Saat malam mulai turun di Palembang, aroma kuliner kaki lima perlahan memenuhi sudut-sudut kota. Di antara banyak pilihan, ada satu “duel” yang seolah tak pernah selesai dibahas warga lokal maupun wisatawan: Martabak HAR atau martabak terang bulan?
Bagi warga Palembang, nama Martabak HAR bukan sekadar tempat makan. Kuliner legendaris ini punya ciri khas martabak telur tipis renyah yang disiram kuah kari gurih, menciptakan sensasi rasa yang berbeda dari martabak di kota lain.
Di sisi lain, martabak terang bulan—yang di beberapa daerah dikenal sebagai martabak manis—punya penggemar fanatik sendiri. Teksturnya lembut, topping melimpah, dan cocok jadi teman nongkrong malam.
Tak sedikit warga yang menjadikan keduanya sebagai “ritual” kuliner malam: makan martabak HAR dulu, lalu ditutup terang bulan sebagai pencuci mulut.
Lalu, mana yang lebih unggul? Berikut 7 alasan kenapa duel kuliner malam ini tak pernah mati.
1. Martabak HAR Punya Cita Rasa Ikonik
Martabak HAR terkenal dengan kulit tipis renyah dan kuah kari yang khas. Perpaduan gurih, sedikit asam, dan aroma rempah membuatnya berbeda dari martabak telur biasa.
Banyak wisatawan rela antre demi mencicipi rasa autentik ini.
2. Martabak Terang Bulan Lebih Variatif
Terang bulan hadir dengan banyak pilihan rasa: cokelat, keju, kacang, Oreo, red velvet, hingga matcha.
Baca Juga: 5 Tempat Makan Burgo dan Celimpungan Terenak di Palembang, Banyak yang Tak Punya Nama
Variasi ini membuatnya digemari semua usia.
3. HAR Lebih “Palembang Banget”
Bicara kuliner khas Palembang, HAR hampir selalu masuk daftar utama selain pempek dan pindang.
Ia punya identitas lokal yang kuat.
4. Terang Bulan Cocok untuk Nongkrong
Terang bulan lebih fleksibel sebagai camilan santai sambil ngobrol atau nonton.
Berita Terkait
-
10 Cafe 24 Jam di Palembang 2026 untuk Begadang & Kerja Malam, Lengkap Lokasi dan Rute
-
9 Menu Kuliner Malam Palembang yang Wajib Dicoba, Murah Bikin Susah Berhenti Makan
-
5 Kafe Hidden Gem di Palembang yang Lagi Hits Weekend Ini: Unik, Cozy dan Instagramable
-
9 Kuliner Palembang Paling Hits yang Bisa Kamu Jelajahi dalam 24 Jam Weekend Ini
-
Wisata Kuliner Durian di Palembang: Harga Mulai Rp5.000, Rasa Juara!
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Makan Sepuasnya Murah, Ini 7 Restoran All You Can Eat di Palembang di Bawah Rp150 Ribu
-
Warga Empat Lawang Nikmati Fasilitas Baru dari CSR Bank Sumsel Babel di Hari Jadi Kabupaten
-
Martabak HAR vs Terang Bulan di Palembang: 7 Alasan Duel Kuliner Malam Ini Tak Pernah Mati
-
5 Tempat Makan Burgo dan Celimpungan Terenak di Palembang, Banyak yang Tak Punya Nama
-
Tak Mau Cuma Jual Mentah, BI Sumsel Siapkan Jurus Baru Dongkrak Ekonomi Daerah