SuaraSumsel.id - Palembang bukan hanya kota pempek. Di balik sungai Musi dan Jembatan Ampera, kota ini menyimpan ragam kuliner khas yang menggoda lidah dari pagi hingga malam hari.
Bila kamu hanya punya waktu sehari di Palembang, jangan khawatir, akan disusun itinerary kuliner 24 jam untuk menjelajahi rasa dari burgo hangat saat fajar hingga pindang pedas di malam hari.
Siap-siap lapar!
05.30 – 07.00 WIB: Sarapan Burgo dan Lakso di Pasar Tradisional
Mulailah pagi dengan burgo dengan disiram kuah santan gurih berempah. Sering dijajakan di Pasar 26 Ilir atau Pasar Plaju, burgo cocok dinikmati hangat bersama teh manis.
Alternatifnya, coba lakso, mirip mie udon yang terbuat dari tepung beras dengan kuah kuning santan kental. Lembut, kaya rasa, dan mengenyangkan.
09.00 – 10.30 WIB: Ngopi Santai Sambil Cicip Kue Tradisional
Setelah sarapan, mampir ke warung kopi legendaris seperti Warkop Madang atau Kopi Tiam 88. Nikmati kopi robusta Palembang yang disangrai khas, ditemani camilan seperti kue srikaya, engkak ketan, atau kue delapan jam.
Suasana klasik dan obrolan ringan membuat waktu melambat sejenak.
11.00 – 13.00 WIB: Pempek Wajib! Coba Pempek Lengkap di Sentra Asli
Baca Juga: Menembus Batas Digital, Karantina Sumsel dan Media Satukan Langkah Edukasi
Tak lengkap ke Palembang tanpa mencicipi pempek kapal selam, lenjer, adaan, kulit, dan teman-temannya. Kunjungi tempat legendaris seperti Pempek Candy, Pempek Beringin, atau Pempek Lala. Jangan lupa cocolan cuko yang pedas-asam manisnya bikin ketagihan.
Bonus: banyak tempat menyediakan pempek bakar dan pempek panggang dengan isian ebi!
14.00 – 15.30 WIB: Dessert Waktu Asar – Es Kacang Merah atau Es Kacang Tojin
Cuaca panas? Segarkan diri dengan es kacang merah Palembang, yang manis legit dan disajikan dengan santan dingin. Ada juga versi tojin (gula aren cair), yang lebih khas dan menggugah selera.
Lokasi favorit: Es Kacang Merah Ayuk Nina, atau kedai-kedai di belakang Masjid Agung.
16.30 – 18.00 WIB: Camilan Sore – Martabak HAR dan Celimpungan
Untuk sore, nikmati Martabak HAR (Haji Abdul Rozak), martabak telur yang disiram kuah kari dan sambal khas Palembang. Rasanya melegenda!
Alternatifnya, coba celimpungan—pempek pipih dalam kuah santan kuning yang kaya rempah. Hangat dan nikmat untuk mengisi perut jelang malam.
19.00 – 21.00 WIB: Makan Malam Pindang Ikan Patin atau Pindang Tulang
Malam hari waktunya makan berat. Pindang adalah menu favorit warga lokal, apalagi pindang patin dengan kuah pedas-asam dari nanas dan serai.
Kalau ingin sensasi berbeda, pesan pindang tulang—daging iga sapi empuk dalam kuah merah menyala yang menggoda.
Rekomendasi tempat: RM Pindang Musi Rawas, Pindang Meranjat Riu, atau RM Pak Raden.
22.00 – 24.00 WIB: Late Night Snack – Model, Tekwan, dan Laksan
Malam belum usai tanpa menyantap model (pempek tahu kuah udang bening) dan tekwan, semacam bakso ikan dengan bihun, jamur, dan irisan bengkuang.
Jika masih ingin kuah santan, laksan bisa jadi pilihan. Disajikan hangat, cocok untuk menutup hari penuh kuliner.
Dalam satu hari, kamu bisa merasakan perjalanan rasa dari gurih santan, asam-pedas, hingga manis tradisional. Kuliner Palembang bukan sekadar makanan—ia adalah bagian dari budaya, tradisi, dan identitas. Itinerary ini bukan hanya soal kenyang, tapi juga mengenal Palembang lebih dalam lewat rasa.
Selamat mencoba!
Tag
Berita Terkait
-
Laksan vs Celimpungan: Pertarungan Dua Hidangan Santan Paling Ikonik di Palembang
-
Ngopi Santai di Palembang: 13 Tempat Hits Buat Healing Akhir Pekan
-
Berburu Oleh-Oleh Pempek Murah? Ke Kampung Pempek 26 Ilir Palembang, Harga Mulai Seribuan
-
5 Pempek Legendaris Palembang: Oleh-Oleh Wajib Bawa Pulang, Rasanya Bikin Ketagihan
-
5 Rekomendasi Pindang Legendaris di Palembang, Nikmatnya Bikin Ketagihan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 25 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
-
Bukan Sekadar Adopsi, Dugaan TPPO Mengemuka di Balik Bayi 3 Hari Ditawarkan Rp52 Juta
-
Mudik Gratis Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Berangkat 17 Maret
-
Alasan Sebenarnya Orang Tua di Palembang Hendak Jual Bayi Rp52 Juta Terungkap