Tasmalinda
Jum'at, 17 April 2026 | 19:14 WIB
Remaja 12 tahun di OKI ditemukan tewas dengan belasan luka tusuk
Baca 10 detik
  • Seorang bocah berinisial ZD ditemukan tewas dengan belasan luka tusuk di perkebunan Desa Sungutan, OKI, pada Kamis pagi.
  • Polisi menduga korban menjadi sasaran perampokan setelah sepeda motor yang digunakannya hilang saat hendak membeli makanan.
  • Aparat kepolisian sedang melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap pelaku serta menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara Palembang.

SuaraSumsel.id - Seorang bocah laki-laki berinisial ZD (12) ditemukan tewas dengan belasan luka tusuk di area perkebunan Desa Sungutan, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Kamis (16/4/2026) pagi.

Tubuh korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, memicu duka mendalam sekaligus tanda tanya besar di tengah masyarakat. Polisi menduga kuat, ZD menjadi korban tindak kriminal saat berada di perjalanan.

Dugaan tersebut menguat setelah sejumlah barang milik korban dilaporkan hilang dari lokasi kejadian. Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H menyebut dari hasil olah TKP, terdapat indikasi kuat bahwa korban lebih dulu menjadi sasaran perampokan sebelum akhirnya dibunuh.

“Diduga dirampok oleh pelaku. Ada sejumlah barang milik korban juga hilang, motor,” ujar Suroto, Jumat (17/4/2026) dihubungi Suara.com

Motor yang hilang diketahui bukan milik korban, melainkan kendaraan pinjaman yang digunakan saat keluar rumah. Berdasarkan keterangan keluarga, ZD sempat berpamitan pada Rabu (15/4/2026) malam untuk membeli makanan.

Sejumlah saksi juga melihat korban mengendarai sepeda motor saat meninggalkan rumah. Namun setelah itu, ZD tak pernah kembali.

Kekhawatiran keluarga berubah menjadi duka setelah korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa keesokan harinya di area perkebunan.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya kekerasan brutal yang dialami korban. Polisi menemukan sekitar belasan luka tusuk di tubuh ZD, tersebar di bagian tangan, perut, dan dada.

“Luka tusuk cukup banyak, terutama di bagian tangan. Diduga korban sempat melakukan perlawanan saat kejadian,” ungkap Suroto.

Baca Juga: Berawal dari Tanah yang Digali, Terungkap Anak di Lahat Bunuh Ibu karena Judi Online

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa peristiwa tersebut bukan sekadar perampokan biasa, melainkan aksi kekerasan yang berujung fatal. Jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk menjalani autopsi.

Hingga kini, hasil resmi pemeriksaan medis masih ditunggu guna memastikan penyebab pasti kematian dan memperkuat proses penyidikan. “Sudah dilakukan pemeriksaan, hasilnya masih menunggu,” kata Suroto.

Aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku di balik peristiwa tragis ini. Setelah proses medis selesai, jenazah ZD dipulangkan ke rumah duka.

Keluarga yang terpukul menjadwalkan pemakaman korban pada hari ini di tempat pemakaman keluarga.

Peristiwa ini meninggalkan luka mendalam, tak hanya bagi keluarga, tetapi juga warga sekitar yang ikut berduka atas kepergian tragis seorang anak yang seharusnya masih menikmati masa kecilnya.

Load More