jembatan Ampera, tempat pelaksaaan car free day (CFD).
Baca 10 detik
- Uji coba Car Free Day di Palembang memicu kemacetan parah akibat penutupan akses utama Jembatan Ampera bagi warga.
- Warga meminta pemerintah kota mengevaluasi kebijakan penutupan akses jalan agar tidak mengganggu aktivitas mobilitas masyarakat sehari-hari.
- Pemerintah kota memutuskan menunda kegiatan CFD untuk memperbaiki pengaturan lalu lintas dan operasional petugas di lapangan.
Ketergantungan pada jalur utama seperti Jembatan Ampera membuat kebijakan penutupan jalan harus dilakukan dengan perhitungan matang. Tanpa itu, dampak yang muncul justru bisa berlawanan dengan tujuan awal.
Penundaan CFD menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk melakukan pembenahan. Warga pun berharap, program ini tetap berjalan, namun dengan pendekatan yang lebih realistis.
Namun warga memberi pesan yang jelas: jangan sampai ruang sehat berubah menjadi sumber masalah baru.
Karena bagi Palembang, satu hal tak terbantahkan yakni Jembatan Ampera adalah urat nadi yang tidak bisa ditutup begitu saja.
Berita Terkait
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Viral di Sitinjau Lauik, Siapa Arteria Dahlan? Dari Politisi PDIP ke Komisaris PT Pusri
-
Cara Menyimpan Songket Mahal agar Tak Dimakan Ngengat, Rahasia Benang Emas Tetap Berkilau
-
Lakuer Palembang: Kerajinan Kayu Berlapis Emas yang Dulu dari Istana, Kini Diburu Kolektor Dunia
-
WFH untuk Hemat BBM, Transportasi Publik Palembang Belum Sepenuhnya Menjadi Jawaban
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Ratu Dewa Mendadak Lantik Sekda Palembang, Ada Apa dengan Aprizal Hasyim?
-
Sidang Smart Board Chromebook Ungkap Proyek Rp21,21 Miliar Muara Enim Diduga Sudah Diatur
-
Berawal dari Jakarta, Kronologi Kasus Smart Board Chromebook yang Berujung OTT Bupati Muara Enim
-
Nama Bupati Edison Disebut di Sidang Smart Board, JPU Ungkap Dugaan Aliran Rp3,36 Miliar
-
Warga Dibayar Rp150 Ribu Padamkan Karhutla, Seberapa Efektif Strategi Baru Herman Deru?