Tasmalinda
Minggu, 12 April 2026 | 14:44 WIB
car free night di pedestrian atmo Palembang, Sumatera Selatan
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kota Palembang sukses menyelenggarakan uji coba Car Free Day dan Car Free Night di Pedestrian Atmo pada 12 April 2026.
  • Kegiatan tersebut menarik antusiasme tinggi dari masyarakat serta menciptakan ruang interaksi sosial yang ramah bagi pejalan kaki dan komunitas.
  • Pelaksanaan program ini berdampak positif terhadap peningkatan omzet para pelaku UMKM lokal di sepanjang kawasan lokasi kegiatan berlangsung.

SuaraSumsel.id - Wajah Kota Palembang berubah drastis dalam satu akhir pekan. Ribuan warga tumpah ruah ke jalanan, menikmati suasana yang tak biasa saat uji coba Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) digelar.

Bukan sekadar ramai, atmosfernya bahkan terasa “hidup”. Kawasan strategis seperti Pedestrian Atmo mendadak menjadi pusat aktivitas warga—dipenuhi pejalan kaki, komunitas, hingga pelaku UMKM yang ikut meramaikan suasana.

Fenomena ini langsung mencuri perhatian. Pemerintah Kota Palembang pun tak menyangka respons masyarakat akan sebesar ini.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyebut uji coba kedua program tersebut berjalan sukses tanpa hambatan berarti.

“Uji coba CFD dan CFN yang digelar berlangsung aman, lancar, dan warga terlihat sangat antusias,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

CFD dan CFN di Palembang bukan hanya soal menutup jalan dari kendaraan. Lebih dari itu, kegiatan ini menghadirkan wajah baru kota—yang lebih ramah bagi pejalan kaki dan interaksi sosial.

Di sepanjang kawasan, warga tampak menikmati berbagai aktivitas. Mulai dari olahraga ringan di pagi hari saat CFD, hingga menikmati hiburan malam dan kuliner saat CFN.

Pedestrian Atmo bahkan menjelma menjadi ruang publik baru yang hidup. Komunitas seni dan budaya turut tampil, menghadirkan pertunjukan yang membuat suasana semakin semarak.

Tingginya antusiasme warga juga membawa dampak ekonomi yang signifikan.

Baca Juga: Hidupkan Car Free Night Palembang, Bank Sumsel Babel Percantik Pedestrian Atmo Lewat CSR

Para pelaku UMKM yang membuka lapak di sekitar lokasi mengaku kebanjiran pembeli. Dari sore hingga malam, kawasan tersebut nyaris tak pernah sepi.

Banyak pedagang menyebut omzet mereka meningkat dibanding hari biasa. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa CFN dan CFD bukan hanya event hiburan, tetapi juga penggerak ekonomi lokal.

Melihat keberhasilan uji coba, Pemerintah Kota Palembang kini membuka peluang untuk menjadikan CFD dan CFN sebagai agenda rutin.

Jika konsisten digelar, bukan tidak mungkin kegiatan ini akan menjadi ikon baru kota—tempat warga berkumpul, berinteraksi, sekaligus menikmati ruang publik yang lebih sehat.

Tak hanya itu, konsepnya juga berpotensi dikembangkan lebih besar, mulai dari festival budaya hingga pusat kuliner malam yang terintegrasi.

Keberhasilan CFD dan CFN menjadi sinyal bahwa masyarakat Palembang haus akan ruang publik yang nyaman dan inklusif.

Load More