Tasmalinda
Rabu, 01 April 2026 | 14:55 WIB
profil 4 pimpinan DPRD Sumatera Selatan dengan anggaran masing-masing
Baca 10 detik
  • Pimpinan DPRD Sumatera Selatan periode 2024–2029 mengalokasikan anggaran rumah dinas dengan total nilai mencapai Rp8,68 miliar.
  • Alokasi dana tersebut terbagi untuk ketua serta tiga wakil ketua guna pengadaan meubelair, perlengkapan, dan pembangunan.
  • Besarnya nilai anggaran fasilitas rumah dinas tersebut memicu kritik masyarakat terkait transparansi dan prioritas belanja daerah.

SuaraSumsel.id - Sorotan terhadap anggaran rumah dinas pimpinan DPRD Sumatera Selatan terus bergulir. Nilai total yang mencapai sekitar Rp8,68 miliar bukan hanya memantik perdebatan soal prioritas belanja, tetapi juga membuat publik menaruh perhatian pada sosok-sosok pimpinan yang menerima alokasi tersebut.

Berikut profil singkat empat pimpinan DPRD Sumsel periode 2024–2029, beserta gambaran anggaran fasilitas rumah dinas yang melekat pada masing-masing jabatan.

Andie Dinialdie, Ketua DPRD Sumsel

Andie Dinialdie dari Partai Golkar menjabat sebagai Ketua DPRD Sumsel sejak Oktober 2024. Sebagai pimpinan tertinggi lembaga legislatif daerah, ia memiliki peran sentral dalam mengarahkan kebijakan dan memastikan jalannya fungsi pengawasan serta legislasi.

Dalam konteks anggaran rumah dinas, posisi ketua menjadi simbol kepemimpinan sekaligus perhatian publik. Meski tidak tercatat memiliki porsi anggaran sebesar wakil ketua dalam rincian yang beredar, nama Andie tetap menjadi sorotan karena perannya dalam pengambilan kebijakan secara keseluruhan.

Ia juga sempat dikaitkan dengan rencana pengadaan fasilitas seperti meja biliar yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah, sebelum akhirnya dibatalkan setelah menuai kritik.

Raden Gempita, Wakil Ketua I DPRD Sumsel

Raden Gempita dari Partai Gerindra menjabat sebagai Wakil Ketua I. Dalam data anggaran yang beredar, pos yang berkaitan dengan jabatannya menjadi yang terbesar.

Total anggaran fasilitas rumah dinas untuk Wakil Ketua I mencapai sekitar Rp3,3 miliar. Porsi terbesar digunakan untuk pengadaan meubelair yang nilainya lebih dari Rp2,2 miliar. Selain itu, terdapat juga anggaran untuk lampu gantung, alat olahraga, serta perangkat audio.

Baca Juga: Kejutan Undian Pesirah Bank Sumsel Babel, Nasabah Muara Rupit Sukses Boyong Toyota Rush

Besarnya nilai ini menjadikan posisi Wakil Ketua I sebagai salah satu yang paling disorot dalam polemik anggaran tersebut.

H. Nopianto, Wakil Ketua II DPRD Sumsel

H. Nopianto dari Partai NasDem menjabat sebagai Wakil Ketua II. Ia dikenal memiliki latar belakang politik dan pengalaman organisasi yang cukup panjang di Sumatera Selatan.

Anggaran yang melekat pada posisinya tercatat sekitar Rp2,39 miliar. Sebagian besar dialokasikan untuk pembangunan aula tahap lanjutan, serta perlengkapan seperti roller blind dan sound system.

Meski berorientasi pada fasilitas penunjang, nilai anggaran tersebut tetap memunculkan pertanyaan publik terkait prioritas penggunaannya.

H. M. Ilyas Panji Alam, Wakil Ketua III DPRD Sumsel

Load More