- Perbankan wajib memastikan kiriman uang Lebaran sampai tepat waktu karena bernilai kebutuhan dan harapan penerima.
- Bank Sumsel Babel mengantisipasi lonjakan transaksi tahunan dengan mengoptimalkan infrastruktur layanan perbankan.
- Pemanfaatan layanan digital seperti BSB Mobile dan QRIS sangat penting untuk kelancaran transaksi cepat saat Lebaran.
SuaraSumsel.id - Lebaran memang telah berlalu. Namun, di balik momen hangat yang dirasakan banyak keluarga, ada cerita yang jarang terlihat, tentang kiriman uang yang harus sampai tepat waktu. Bagi sebagian orang, transfer saat Lebaran bukan sekadar transaksi. Ada orang tua yang menunggu, ada keluarga yang berharap, dan ada kebahagiaan yang bergantung pada ketepatan waktu.
Siti (29), warga Palembang, masih mengingat bagaimana ia memastikan kiriman uang untuk orang tuanya sampai sebelum hari raya.
“Waktu itu tidak terlalu banyak, tapi yang penting harus sampai sebelum Lebaran. Rasanya lega sekali begitu tahu sudah masuk,” ujarnya.
Di tengah meningkatnya transaksi selama periode Lebaran, perbankan memiliki peran penting memastikan semua berjalan lancar.
Pelaksana Tugas Sementara (PPS) Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Marzuki, mengatakan setiap transaksi yang dilakukan masyarakat memiliki makna lebih dari sekadar perpindahan uang.
“Di balik setiap kiriman uang saat Lebaran, ada kebutuhan dan harapan. Karena itu, kami memastikan seluruh sistem berjalan optimal agar transaksi bisa dilakukan dengan cepat dan tepat waktu,” ujar Marzuki.
Menurutnya, lonjakan transaksi saat Lebaran sudah menjadi pola tahunan yang harus diantisipasi dengan kesiapan infrastruktur dan layanan.
Marzuki menjelaskan, salah satu kunci kelancaran transaksi adalah pemanfaatan layanan digital.
Melalui BSB Mobile, masyarakat dapat melakukan transfer kapan saja tanpa harus datang ke kantor bank atau mencari ATM.
Baca Juga: Sumsel Didominasi Zona Coklat, BMKG Sebut Kemarau 2026 Lebih Kering dari Normal
Sementara itu, penggunaan QRIS Bank Sumsel Babel juga mendukung transaksi pembayaran secara cepat di berbagai merchant.
“Digitalisasi membuat masyarakat tidak lagi bergantung sepenuhnya pada uang tunai. Ini sangat membantu, terutama saat momen Lebaran yang serba cepat,” katanya.
Kemudahan tersebut membuat banyak masyarakat dapat menjalani Lebaran dengan lebih tenang.
Tanpa harus khawatir antrean panjang atau keterlambatan transaksi, fokus pun kembali pada hal yang lebih penting: kebersamaan.
Bagi Siti, pengalaman itu menjadi sesuatu yang berkesan.
“Yang diingat bukan cuma kirim uangnya, tapi rasa tenang karena semuanya berjalan lancar,” katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Bank Sumsel Babel Hadirkan Kemudahan Transaksi Lebaran lewat BSB Mobile, QRIS, dan ATM
-
ASN dan P3K Kini Bisa Punya Kendaraan Lebih Mudah, Ini Solusi dari Bank Sumsel Babel
-
Saat Banyak yang Panik Soal Uang di Lebaran, Bank Sumsel Babel Punya Cara Bikin Tetap Tenang
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Halal Bihalal Bank Sumsel Babel 2026: Perkuat Sinergi dan Bangun Budaya Kerja Positif
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
Cerita di Balik Kiriman Uang Lebaran, Saat Bank Sumsel Babel Jaga Semua Tetap Tepat Waktu
-
PP Tunas Mulai Diterapkan, Banyak Kasus Anak Berawal dari Medsos Tanpa Pengawasan
-
Perjalanan BRILink Agen Bakauheni, Dari Keterbatasan Modal hingga Layani Kebutuhan Warga
-
Anne Avantie Berkolaborasi dengan BRI Hadirkan D'Kambodja Heritage Dapur Ndeso
-
Sinergi Digitalisasi dan Kearifan Lokal, Desa Tompobulu Tumbuh sebagai Desa Ekonomi Berkelanjutan