Tasmalinda
Minggu, 29 Maret 2026 | 15:05 WIB
bus terbalik di OKU tengah Sumatera Selatan
Baca 10 detik
  • Kecelakaan bus Mitsubishi terjadi pada Sabtu sore (28/3/2026) di Jalan Raya Pusri, Ranau Tengah, OKU Selatan.
  • Bus yang mengangkut 28 penumpang tersebut terguling diduga karena tidak kuat menanjak di medan jalan ekstrem.
  • Seluruh penumpang bus dilaporkan mengalami luka-luka, tiga di antaranya dikategorikan luka berat dan dirawat.

SuaraSumsel.id - Kecelakaan bus terjadi di wilayah Ranau Tengah, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, dan menyebabkan puluhan penumpang mengalami luka-luka.

Insiden ini terjadi pada Sabtu (28/3/2026) sore dan langsung mendapat penanganan dari aparat kepolisian. Berikut fakta-fakta penting yang dihimpun dari laporan resmi kepolisian:

1. Kecelakaan Terjadi Sore Hari
Peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Raya Pusri, tepatnya di Desa Pusri, Kecamatan BPR Ranau Tengah.

2. Bus Angkut 28 Penumpang
Bus jenis Mitsubishi Micro Bus dengan nomor polisi BE 7403 BU membawa total 28 penumpang saat kejadian.

3. Semua Penumpang Mengalami Luka
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun seluruh penumpang mengalami luka-luka dengan tingkat yang berbeda.

4. Tiga Orang Luka Berat
Dari total korban, tiga penumpang dilaporkan mengalami luka berat dan harus mendapatkan perawatan intensif di fasilitas kesehatan.

5. Korban Dievakuasi ke Puskesmas
Korban luka berat langsung dilarikan ke Puskesmas BPR Ranau Tengah untuk penanganan medis lebih lanjut.

6. Penyebab Diduga Tak Kuat Menanjak
Menurut keterangan polisi, kecelakaan terjadi saat bus melintas di jalan menanjak dan menikung.

Bus diduga tidak kuat menanjak, kemudian kehilangan kendali, mundur, dan akhirnya terguling di badan jalan.

Baca Juga: Baru Maret Sudah 31 C dan Menyengat, BMKG Ungkap Sinyal Awal Kemarau 2026 di Sumsel

7.  Polisi Langsung Lakukan Evakuasi
Petugas Satlantas Polres OKU Selatan langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi korban serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Selain faktor kendaraan, kondisi jalan di kawasan Ranau Tengah yang menanjak, berkelok, dan cukup ekstrem juga diduga menjadi faktor yang memperbesar risiko kecelakaan.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa jalur perbukitan seperti di kawasan Danau Ranau memiliki tingkat risiko tinggi, terutama bagi kendaraan dengan muatan penuh.

Pengemudi diimbau untuk memastikan kondisi kendaraan prima serta berhati-hati saat melintasi jalan menanjak dan berkelok.

Load More