- Arus balik Lebaran 2026 diprediksi menimbulkan kemacetan panjang pada Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera Selatan.
- Kepolisian menyiapkan jalur alternatif untuk pemudik arah Palembang–Jambi dan sebaliknya guna mengurai kepadatan kendaraan.
- Polda Sumsel mencatat pergerakan 270 ribu penumpang pada 22 Maret 2026, mengindikasikan puncak arus balik telah mendekat.
SuaraSumsel.id - Arus balik Lebaran 2026 perlahan berubah menjadi gelombang besar yang tak bisa dihindari. Di Sumatera Selatan, tanda-tandanya sudah terlihat jelas. Jalan Lintas Timur (Jalintim) yang selama ini menjadi jalur utama Palembang–Jambi mulai dibayangi potensi kemacetan panjang.
Bagi banyak pemudik, perjalanan pulang usai merayakan hari raya seharusnya menjadi momen menenangkan. Namun di jalan, situasinya bisa berbalik: antrean kendaraan mengular, waktu tempuh membengkak, dan kelelahan menjadi ancaman nyata.
Melihat kondisi ini, kepolisian bergerak cepat. Jalur alternatif pun disiapkan sebagai solusi agar pemudik tidak terjebak di titik-titik rawan kepadatan.
Dari arah Palembang menuju Jambi, pemudik disarankan untuk mengambil rute Palembang–Betung–Sekayu–Musi Rawas hingga tembus ke Jambi. Jalur ini dinilai mampu mengurai beban kendaraan yang biasanya menumpuk di Jalintim.
Sebaliknya, bagi pemudik yang datang dari arah Jambi menuju Palembang, pilihan rute juga telah disiapkan. Perjalanan dapat diarahkan melalui Sarolangun menuju Lubuklinggau, kemudian masuk ke wilayah Musi Rawas. Dari sana, pemudik bisa memilih dua jalur, yakni melalui Lahat dan Prabumulih atau melewati Sekayu dan Betung sebelum akhirnya tiba di Palembang.
Rekomendasi ini bukan sekadar alternatif biasa. Ini adalah strategi untuk menghindari kepadatan yang diprediksi akan semakin parah dalam beberapa hari ke depan.
Data yang dihimpun Polda Sumatera Selatan memperkuat situasi tersebut. Pada 22 Maret 2026 saja, tercatat lebih dari 270 ribu pergerakan penumpang dalam satu hari di seluruh moda transportasi. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa arus balik sedang menuju puncaknya.
Karo Ops Polda Sumsel, Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, menegaskan bahwa jajarannya telah bersiap menghadapi lonjakan tersebut. Rekayasa lalu lintas disiapkan dan akan diterapkan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Arus balik mulai terasa dan kami sudah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk rekayasa lalu lintas sesuai arahan pimpinan,” ujarnya.
Baca Juga: Selain Rendang, 7 Lauk Ketupat Khas Sumsel Ini Diam-Diam Jadi Favorit Saat Lebaran
Di tengah padatnya arus kendaraan, kepolisian juga mengingatkan satu hal yang kerap diabaikan: kondisi pengemudi. Perjalanan jauh dalam situasi lalu lintas padat bukan hanya soal kendaraan, tetapi juga soal stamina.
Pemudik diimbau untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima, tidak memaksakan diri saat lelah, serta rutin beristirahat di rest area atau pos pelayanan yang telah disediakan. Selain itu, memantau informasi terbaru terkait rekayasa lalu lintas menjadi hal penting agar perjalanan tetap terkendali.
Arus balik memang tak bisa dihindari. Namun dengan perencanaan yang matang dan pilihan rute yang tepat, perjalanan panjang itu tak harus berakhir dengan kelelahan atau risiko di jalan.
Pada akhirnya, perjalanan pulang bukan hanya tentang kembali ke rutinitas. Lebih dari itu, ini tentang bagaimana setiap orang bisa sampai di tujuan dengan selamat.
Berita Terkait
-
Dini Hari Mencekam di Palembang, Mobil Dibakar Bom Molotov, Pelaku Terekam CCTV
-
Hindari Macet! Ini Panduan Transportasi & Parkir ke Masjid Agung Palembang Saat Salat Id
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Palembang 20 Maret 2026: Sahur & Magrib Terakhir Ramadan, Catat Waktunya
-
Cari Lokasi Salat Id Muhammadiyah di Palembang? Ini Daftar Titik Terdekat di Setiap Wilayah
-
Buka Puasa Palembang 19 Maret 2026 Jam Berapa? Jangan Sampai Terlewat Magrib Hari Ini
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Bangun untuk Salat Subuh, Motor Sudah Raib; Satu Pelaku Curanmor Babak Belur Diamuk Warga
-
PHR Zona 4 Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Sampah di Prabumulih, Dorong Aksi Iklim Berkelanjutan