- Aksi teror bom molotov terjadi di Demang Lebar Daun pada Selasa dini hari, 24 Maret 2026, merusak mobil korban.
- Dua pelaku terekam CCTV beraksi menggunakan sepeda motor dan melemparkan beberapa botol berisi bahan bakar.
- Polisi menduga insiden ini mungkin terkait dengan kejadian serupa yang terjadi di lokasi yang sama sebelumnya.
SuaraSumsel.id - Dini hari yang seharusnya tenang mendadak berubah menjadi momen mencekam di kawasan Demang Lebar Daun. Sebuah rumah warga menjadi sasaran teror bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK), memicu kepanikan sekaligus tanda tanya besar: siapa pelaku dan apa motifnya?
Peristiwa ini bukan sekadar aksi kriminal biasa. Dari rekaman CCTV hingga temuan botol berisi bahan bakar, semua mengarah pada aksi yang terencana.
Berikut lima fakta penting yang terungkap dari kejadian tersebut.
1. Terjadi Saat Warga Terlelap Dini Hari
Insiden ini terjadi pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 02.24 WIB di kawasan Jalan Demang Lebar Daun, Palembang. Saat sebagian besar warga masih terlelap, pelaku melancarkan aksinya tanpa disadari korban.
Korban baru mengetahui kejadian tersebut pada pagi hari setelah memeriksa rekaman CCTV di rumahnya.
2. Mobil di Garasi Jadi Sasaran Utama
Sasaran utama pelaku adalah mobil milik korban yang terparkir di dalam garasi. Akibat lemparan bom molotov, bagian depan mobil mengalami kerusakan dan bekas gosong akibat api.
Tak hanya itu, api juga menyambar bagian lain di sekitar rumah, termasuk dinding dan rolling door bangunan di dekat lokasi.
Baca Juga: Hindari Macet! Ini Panduan Transportasi & Parkir ke Masjid Agung Palembang Saat Salat Id
3. Pelaku Terekam CCTV, Datang Berboncengan Motor
Rekaman kamera pengawas menjadi petunjuk penting. Dalam video tersebut terlihat dua orang pria datang menggunakan sepeda motor sebelum melemparkan benda yang diduga bom molotov ke arah rumah korban.
Aksi mereka berlangsung cepat, seolah sudah mengetahui kondisi lingkungan sekitar.
4. Ditemukan Beberapa Botol Berisi Bahan Bakar
Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah botol berisi cairan mudah terbakar yang diduga digunakan sebagai bom molotov. Sebagian ditemukan di dalam pekarangan, sementara lainnya berada di luar area rumah.
Hal ini mengindikasikan bahwa pelaku tidak hanya melempar satu kali, melainkan melakukan aksi berulang.
Tag
Berita Terkait
-
Hindari Macet! Ini Panduan Transportasi & Parkir ke Masjid Agung Palembang Saat Salat Id
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Palembang 20 Maret 2026: Sahur & Magrib Terakhir Ramadan, Catat Waktunya
-
Cari Lokasi Salat Id Muhammadiyah di Palembang? Ini Daftar Titik Terdekat di Setiap Wilayah
-
Buka Puasa Palembang 19 Maret 2026 Jam Berapa? Jangan Sampai Terlewat Magrib Hari Ini
-
5 Lokasi Rawan Kejahatan yang Harus Dihindari Saat Malam Hari, Jangan Lengah di Jam Sepi
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Ditemukan Bersimbah Darah di Kontrakan, 5 Fakta Kematian Pegawai Bawaslu OKU Selatan
-
WFH Demi Hemat BBM, Gubernur Herman Deru Siapkan Langkah Ini di Sumsel
-
Cek Tarif Penyeberangan TAA-Muntok 2026: dari Motor Rp138 Ribu hingga Truk Rp6 Jutaan
-
Arus Balik Lebaran 2026 Lebih Cepat dari Perkiraan, 14 Ribu Kendaraan Sudah Masuk Tol Terpeka
-
Arus Balik Makin Padat, Jalintim Terancam Macet, Ini Rute Aman ke dan dari Palembang