- Nelayan di perairan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, menemukan sebuah karung putih mengapung berisi narkotika jenis sabu.
- Setelah dibuka dan diperiksa, karung misterius tersebut mengandung puluhan paket sabu dengan total berat sekitar 21 kilogram.
- Aparat kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap asal usul dan pemilik dari barang haram tersebut.
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan penimbangan terhadap barang bukti tersebut.
Hasilnya, total berat sabu yang ditemukan mencapai sekitar 21 kilogram, jumlah yang tergolong sangat besar dan diduga berkaitan dengan jaringan peredaran narkotika lintas wilayah.
5. Polisi Masih Memburu Pemiliknya
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal-usul sabu tersebut.
Ada dugaan barang itu merupakan bagian dari upaya penyelundupan melalui jalur laut yang kemudian jatuh atau sengaja dibuang untuk menghindari penangkapan. Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya jaringan narkotika yang terlibat.
Penemuan sabu dalam jumlah besar di laut ini menimbulkan banyak tanda tanya. Bagaimana barang tersebut bisa sampai mengapung di perairan Belitung? Apakah ada kapal yang sengaja membuangnya?
Yang jelas, kasus ini kini menjadi perhatian aparat penegak hukum karena nilai sabu seberat 21 kilogram tersebut diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Berita Terkait
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Prabowo Datang ke Bangka, Ratusan Penambang Kepung Kantor PT Timah: Ini Soal Perut!
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Pro Rakyat di Bangka Belitung Dengan Berbagai Bantuan Nyata
-
Bank Sumsel Babel dan Pemkab Bangka Barat Hadirkan Taman Komunitas di Kecamatan Kelapa
-
5 Fakta Mengejutkan Kasus Pencabulan Pimpinan Ponpes di Bangka Selatan
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Euforia Investasi Anak Muda Meningkat, BI Ingatkan Bahaya Keputusan Finansial Emosional
-
Janji Ratu Dewa-Prima Salam Soal Palembang Bebas Banjir Saat Pilkada 2024, Masih Ingat?
-
Tito, Hatta Rajasa, hingga Aburizal Bakrie Pulang Kampung, Tokoh Perantau Bahas Masa Depan Sumbagsel
-
7 Museum di Palembang yang Kini Wajib Dikunjungi untuk Belajar Sejarah Sriwijaya
-
Apa Itu Totok Sirih pada Bayi? Ini Risiko dan Manfaat Menurut Dokter