Tasmalinda
Senin, 26 Januari 2026 | 16:15 WIB
PT Bukit Asam terima penghargaan Indonesia Green Awards 2026
Baca 10 detik
  • PTBA memenangkan enam penghargaan Indonesia Green Awards (IGA) 2026 di Jakarta pada Rabu, 21 Januari 2026.
  • Penghargaan mencakup kategori spesifik seperti Pengelolaan Air (ECHO) dan Energi Terbarukan (Digitalisasi Energi).
  • Raihan IGA 2026 mengukuhkan konsistensi PTBA dalam penerapan ESG dan pertambangan berkelanjutan secara nasional.

SuaraSumsel.id - Komitmen PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dalam menjalankan praktik pertambangan berkelanjutan kembali mendapat pengakuan nasional. Pada ajang Indonesia Green Awards (IGA) 2026 yang digelar di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (21/1/2026), PTBA sukses memborong enam penghargaan sekaligus.

Deretan penghargaan ini menegaskan konsistensi PTBA dalam menghadirkan inovasi hijau yang tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi berdampak nyata bagi lingkungan, ketahanan energi, dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Indonesia Green Awards sendiri merupakan ajang penghargaan bergengsi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh La Tofi School of Social Responsibility. Penghargaan ini diberikan kepada institusi, korporasi, hingga pemimpin yang dinilai berhasil menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara konkret, terukur, dan berkelanjutan.

Direktur Utama PT Bukit Asam, Arsal Ismail, menyampaikan bahwa raihan enam penghargaan di IGA 2026 menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh insan PTBA dalam menjaga keseimbangan antara kinerja bisnis dan tanggung jawab lingkungan.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi PTBA untuk terus menjaga konsistensi dalam menjalankan komitmen keberlanjutan. Kami meyakini bahwa keberhasilan perusahaan harus sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan, penguatan energi bersih, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Arsal.

Salah satu penghargaan diraih pada Kategori Penyelamatan Sumber Daya Air melalui program ECHO (Eco Circular Hydro Operation). Program ini merupakan inisiatif pengelolaan air berbasis prinsip sirkular yang mendorong efisiensi pemanfaatan air sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya air di area operasional PTBA.

PTBA juga meraih penghargaan pada Kategori Rekayasa Teknologi Hemat Energi & Energi Terbarukan lewat Digitalisasi Sistem Pemantauan dan Pengendalian Energi. Inovasi ini memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi sekaligus menurunkan emisi dari aktivitas operasional perusahaan.

Kontribusi PTBA dalam memperkuat ketahanan energi masyarakat tercermin melalui penghargaan pada Kategori Kemandirian Energi untuk Komunitas. Lewat program Pompa Irigasi Berbasis Tenaga Surya di Desa Karang Raja, PTBA membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian dengan memanfaatkan energi terbarukan yang ramah lingkungan.

Di bidang pelestarian lingkungan, PTBA kembali mendapat pengakuan melalui Kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati. Penghargaan ini diberikan atas program Konservasi Hewan Endemik Lutung Kelabu (Trachypithecus cristatus) berbasis pemberdayaan masyarakat, yang menggabungkan perlindungan satwa dengan keterlibatan aktif warga sekitar.

Baca Juga: Kompetisi Karya Jurnalistik Bank Sumsel Babel 2026: Syarat, Tema, dan Cara Ikut

Tak hanya itu, PTBA juga dinilai menjadi pelopor dalam pengendalian dampak lingkungan melalui Kategori Mempelopori Pencegahan Polusi lewat program ECOFIRE BA (Eco-Friendly Fuel Initiative for Reuse & Efficiency). Program ini berfokus pada pemanfaatan bahan bakar ramah lingkungan yang efisien dan berorientasi pada pengurangan limbah.

Penghargaan keenam diraih pada Kategori Inovasi Sosial & Rekayasa Teknologi Hijau melalui program Eco Agrotation, sebuah inovasi yang mengintegrasikan teknologi hijau dengan pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian dan penguatan ekonomi lokal.

Melalui capaian ini, PT Bukit Asam semakin mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan energi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pembangunan hijau nasional.

“PTBA akan terus mendorong inovasi hijau dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari transformasi perusahaan menuju pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” pungkas Arsal.

Load More