- Tren cushion 2026 bergeser ke tekstur sangat ringan, menghasilkan tampilan kulit realistis, bukan riasan tebal.
- Formula cushion akan semakin inklusif, menawarkan pilihan warna lebih sesuai kulit Indonesia serta aman bagi kulit sensitif.
- Cushion masa depan menggabungkan fungsi makeup dan perawatan kulit, menawarkan kepraktisan dengan klaim hidrasi atau proteksi.
SuaraSumsel.id - Dunia base makeup terus bergerak. Jika beberapa tahun lalu cushion identik dengan glowing tebal, tren 2026 justru bergerak ke arah yang lebih ringan, realistis, dan ramah kulit. Konsumen kini tidak hanya mencari hasil cantik, tetapi juga kenyamanan jangka panjang.
Berikut lima tren cushion yang diprediksi akan mendominasi sepanjang 2026 dan mulai terlihat sejak akhir 2025.
1. Cushion Super Ringan, Nyaris Seperti Skin Tint
Tren paling kuat di 2026 adalah cushion dengan tekstur ultra-tipis. Hasil akhirnya bukan lagi “makeup look”, melainkan kulit asli yang terlihat lebih sehat.
Cushion tipe ini cocok untuk aktivitas harian, kerja, hingga kuliah, karena tidak terasa menempel di wajah meski dipakai lama.
2. Finish Natural-Skin, Bukan Terlalu Matte atau Glowing
Ekstrem mulai ditinggalkan. Cushion dengan finish natural-skin—tidak terlalu matte dan tidak terlalu dewy—akan jadi favorit karena tampak realistis di berbagai kondisi cahaya.
Hasilnya lebih “hidup” dan tidak mudah terlihat dempul di kamera.
3. Formula Lebih Ramah Kulit Berjerawat
Kesadaran akan skin barrier membuat tren cushion 2026 lebih fokus pada formula non-comedogenic, minim fragrance, dan tidak mudah menyumbat pori.
Cushion bukan lagi sekadar penutup jerawat, tetapi aman dipakai kulit sensitif dan acne-prone.
4. Shade Lebih Inklusif untuk Kulit Indonesia
Tahun 2026 diprediksi menjadi era shade lokal yang lebih akurat, terutama untuk kulit sawo matang dan deep undertone. Warna abu-abu perlahan ditinggalkan.
Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Cushion Becek untuk Makeup Harian yang Lebih Tahan Lama
Brand yang gagal menghadirkan shade realistis akan semakin ditinggal konsumen.
5. Cushion Multifungsi: Makeup + Skincare
Cushion bukan hanya base makeup, tetapi juga membawa klaim skincare seperti hidrasi, oil control, hingga perlindungan polusi.
Tren ini menjawab kebutuhan pengguna yang ingin praktis tanpa layer berlebihan.
Tahun 2026 akan menjadi masa keemasan cushion yang ringan, realistis, dan ramah kulit. Makeup tidak lagi soal menutup sempurna, tetapi menyempurnakan tampilan alami tanpa membebani wajah.
Bagi pengguna makeup harian, tren ini jelas jadi kabar baik.
Berita Terkait
-
5 Cara Mengatasi Cushion Becek untuk Makeup Harian yang Lebih Tahan Lama
-
5 Penyebab Cushion Picu Jerawat, Banyak Dialami Pengguna Makeup Sehari-hari
-
7 Cushion Paling Ringan untuk Tampilan Natural, Cocok untuk Kamu yang Gak Suka Makeup Tebal
-
7 Cushion dengan Refill untuk Makeup Lebih Hemat dan Ramah Lingkungan
-
7 Cushion untuk Pemula agar Makeup Terlihat Natural dan Tidak Berlebihan
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
- Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Sehari Usai Rakor Prabowo, 15 Hektar Lahan Semi Gambut Ogan Ilir Terbakar
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana
-
Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP