-
PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) meraih dua penghargaan pada ajang TOP Human Capital Awards 2025.
-
Penghargaan diberikan atas keberhasilan SMBR menjalankan roadmap Human Capital Management System (HCMS) hingga tahun 2028.
-
Transformasi SDM di SMBR dilakukan secara bertahap untuk membangun organisasi yang adaptif, tangkas, dan berdaya saing berkelanjutan.
SuaraSumsel.id - PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), anak perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), kembali membuktikan komitmennya dalam membangun kekuatan melalui manusia di balik perusahaan.
Dalam ajang bergengsi TOP Human Capital Awards 2025 yang digelar Majalah Top Business, SMBR sukses meraih dua penghargaan sekaligus yakniTOP Human Capital Awards 2025 #4 Stars untuk kategori perusahaan, serta The High Performing Human Capital Director 2025 yang disematkan kepada Rahmat Hidayat, Direktur Keuangan & Sumber Daya Manusia. Penghargaan prestisius ini diterima langsung oleh Rahmat Hidayat, didampingi Vice President of HC & GRI Fitria Margaretha, pada seremoni yang berlangsung di Hotel Raffles Jakarta, Selasa (4/11).
Direktur Keuangan & SDM PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), Rahmat Hidayat, menyampaikan apresiasi mendalam atas penghargaan yang diraih perusahaannya. Ia menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan buah dari komitmen dan kerja keras seluruh insan SMBR dalam menghadirkan transformasi sumber daya manusia yang nyata.
TOP Human Capital Awards dikenal sebagai salah satu ajang penghargaan paling bergengsi di Indonesia yang menyoroti keunggulan perusahaan dalam mengelola dan mengembangkan sumber daya manusianya.
Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang dinilai berhasil menerapkan Human Capital Management System (HCMS) secara efektif dan berkelanjutan, sehingga mampu menciptakan SDM yang unggul dan adaptif terhadap tantangan bisnis modern.
Setiap tahun, ajang ini diselenggarakan oleh Majalah Top Business bekerja sama dengan Lembaga Kajian Nawacita (LKN), para konsultan Human Capital dan manajemen, serta akademisi terkemuka dari Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran Bandung, dan Universitas Pertamina, menjadikannya barometer kredibel bagi praktik pengelolaan SDM terbaik di tanah air.
“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras seluruh insan SMBR dalam mewujudkan pengelolaan SDM yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Terima kasih kepada seluruh tim yang telah berkomitmen menjalankan transformasi SDM secara konsisten. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat peran SDM sebagai motor penggerak pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujar Rahmat penuh optimisme.
Penghargaan bergengsi tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) dalam mengimplementasikan roadmap Human Capital Management System (HCMS) yang disusun secara bertahap hingga tahun 2028.
Peta jalan ini menjadi panduan strategis bagi perusahaan dalam membangun sumber daya manusia yang sejalan dengan arah dan ambisi bisnis jangka panjang.
Baca Juga: Gelar RUPSLB, Semen Baturaja Buka Usaha Baru! Ini Strategi Rahasianya agar Bisnis Kian Kuat
Menurut Rahmat Hidayat, transformasi SDM di SMBR telah dimulai melalui fase “Establishing Strategic Human Resource” pada tahun 2024. Fase awal ini berfokus pada pembenahan struktur organisasi, penguatan peta talenta kepemimpinan, penyusunan program onboarding dan offboarding yang lebih sistematis, serta standarisasi berbagai sistem dan proses SDM agar lebih efisien, transparan, dan berdaya saing.
“Kami memulai dengan pondasi yang kuat, memastikan struktur dan proses SDM benar-benar mendukung arah strategis perusahaan. Fase ini penting untuk menyiapkan sistem yang mampu mendorong performa sekaligus memperkuat budaya kerja kolaboratif,” jelasnya.
Memasuki periode 2025 hingga 2027, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) melanjutkan langkahnya ke fase “Establishing Human Resource Transformation”, yang berfokus pada optimalisasi talenta dan kepemimpinan, penerapan succession planning, serta peningkatan kompetensi teknis dan manajerial di seluruh lini.
“Pada fase ini, kami mendorong para pemimpin menjadi role model dalam mencetak generasi pemimpin baru, sekaligus memperluas kesempatan pengembangan diri bagi seluruh karyawan agar siap menghadapi dinamika bisnis,” ujar Rahmat Hidayat, Direktur Keuangan & SDM SMBR.
Puncak dari roadmap transformasi ini akan dicapai pada tahun 2028 melalui fase “Establishing Human Resource Sustainable Growth”, yang menitikberatkan pada pembentukan organisasi yang adaptif dan tangkas, penguatan sistem manajemen pengetahuan, serta penciptaan budaya inovasi berkelanjutan di lingkungan kerja.
“Kami percaya, SDM yang unggul bukan hanya soal kompetensi, tetapi juga tentang semangat untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi. Itulah arah besar yang ingin kami capai melalui roadmap ini,” tutup Rahmat.
Berita Terkait
-
Gelar RUPSLB, Semen Baturaja Buka Usaha Baru! Ini Strategi Rahasianya agar Bisnis Kian Kuat
-
PT Semen Baturaja Tegaskan Integritas dan Keterbukaan Usai Penggeledahan Kejati Sumsel
-
Ada Apa di Balik Penggeledahan PT Semen Baturaja? Jaksa Sita Dokumen Korupsi
-
Strategi Jitu Semen Baturaja, Laba Bersih Melejit 952 Persen di Semester I 2025
-
Semen Baturaja Gelar Malam Apresiasi Distributor: Perkuat Sinergi, Mantapkan Langkah Menang di Pasar
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Kenapa Asap Masih Kepung Palembang?
-
Saat Air Menjadi Energi, Hutan Menjaga Nyala di Kawasan Panas Bumi Rantau Dedap
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Mengapa Udara Berbahaya Kembali Terulang?
-
Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga Apresiasi Kinerja dan Keandalan Kilang Plaju
-
Pestapora 2026 Makin Meriah Bareng BRImo, Ada Cashback hingga Aktivitas Berhadiah