-
Sriwijaya FC kini terpuruk di dasar klasemen sementara Liga 2 musim 2025/2026.
-
Ribuan suporter bersatu menemui Gubernur Sumsel untuk mencari solusi menyelamatkan klub.
-
Gubernur Herman Deru siap memediasi suporter dan manajemen agar SFC terhindar dari degradasi.
“Loyalitas kalian adalah aset besar. Semoga semangat ini terus dijaga dan diarahkan secara positif. Tanpa suporter, klub ini tidak punya nyawa,” tambahnya.
Saat ini, prioritas utama adalah menyelamatkan SFC dari degradasi. Herman Deru berharap seluruh pihak menaruh fokus pada pembenahan tim dan menjaga marwah klub.
“Minimal SFC bisa bertahan di Liga 2. Tapi yang paling penting, bagaimana kita menjaga nama besar Sriwijaya FC agar tetap hidup dan menjadi kebanggaan Sumsel,” ujarnya menutup pertemuan.
Pertemuan itu meninggalkan secercah harapan baru. Para suporter keluar dari Griya Agung dengan wajah yang lebih tenang — mereka tahu, perjuangan belum selesai, tapi Sriwijaya FC belum sendirian.
Bagi masyarakat Sumatera Selatan, Sriwijaya FC bukan sekadar tim sepak bola. Ia adalah simbol kebanggaan daerah, semangat juang, dan persatuan wong kito galo.
Kini, masa depan klub itu memang sedang dipertaruhkan. Tapi dengan dukungan dari semua pihak — pemerintah, manajemen, dan suporter — harapan untuk SFC bangkit kembali tetap menyala.
Karena Sriwijaya FC bukan hanya tentang menang dan kalah, tapi tentang cinta yang tidak pernah padam.
Berita Terkait
-
Indisipliner! Achmad Zulkifli Dinonaktifkan, Manajemen SFC Siapkan Karteker
-
Didominasi Pemain Muda, Sriwijaya FC Siap Bangkit Demi Kembali ke Liga 1
-
Bukan Sriwijaya FC, Klub Inilah yang Diincar Sumsel United Jelang Championship 2025/26
-
Apakah Sumsel United Bakal Tantang Sriwijaya FC di GSJ Jelang Championship 2025/26?
-
Banser Turun ke Tribun, GP Ansor Sumsel Siap Kawal Sriwijaya FC di Laga Home
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Makan Sepuasnya Murah, Ini 7 Restoran All You Can Eat di Palembang di Bawah Rp150 Ribu
-
Warga Empat Lawang Nikmati Fasilitas Baru dari CSR Bank Sumsel Babel di Hari Jadi Kabupaten
-
Martabak HAR vs Terang Bulan di Palembang: 7 Alasan Duel Kuliner Malam Ini Tak Pernah Mati
-
5 Tempat Makan Burgo dan Celimpungan Terenak di Palembang, Banyak yang Tak Punya Nama
-
Tak Mau Cuma Jual Mentah, BI Sumsel Siapkan Jurus Baru Dongkrak Ekonomi Daerah