-
Seorang pria bernama Adi memasang polisi tidur berpaku di depan rumahnya di Kelurahan Tanah Mas, Medan Timur.
-
Polisi tidur berpaku itu menyebabkan banyak kendaraan warga bocor dan memicu kemarahan warga.
-
Saat petugas membongkar jebakan tersebut, Adi mengamuk dan videonya viral di media sosial.
SuaraSumsel.id - Sebuah video yang menampilkan arogansi tingkat dewa kini meledak di media sosial, memicu amarah dan rasa tak habis pikir dari netizen se-Indonesia. Dalam klip tersebut, seorang pria bernama Adi terlihat mengamuk dan memprotes petugas kelurahan yang membongkar polisi tidur di depan rumahnya.
Namun, yang membuat publik geram luar biasa adalah fakta di baliknya: polisi tidur tersebut bukanlah polisi tidur biasa, melainkan sebuah "jebakan paku" yang sengaja ia pasang untuk merusak kendaraan yang lewat.
Teror 'Polisi Tidur Maut' di Pagi Hari
Insiden yang memicu kegaduhan ini terjadi di Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Medan Timur, pada Senin (13/10/2025) pagi. Warga yang melintas di jalan tersebut tiba-tiba dikejutkan dengan ban kendaraan mereka yang bocor secara massal. Usut punya usut, penyebabnya adalah sebuah polisi tidur baru yang dipasang oleh Adi.
Parahnya, polisi tidur tersebut dipenuhi dengan paku-paku tajam yang sengaja dibuat menonjol ke atas. "Banyak paku yang timbul menyebabkan pengendara mobil, kereta (sepeda motor), banyak yang bocor," ungkap Camat Medan Timur, Noor Alfi Pane. Tak butuh waktu lama, kantor kelurahan dan kecamatan langsung dibanjiri laporan dan keluhan dari warga yang menjadi korban.
Mereka menuntut agar "jebakan" berbahaya tersebut segera dibongkar.
Merespons laporan warga, pihak kelurahan pun langsung turun ke lokasi untuk membongkar polisi tidur berpaku tersebut. Di sinilah puncak drama terjadi. Adi, sang pembuat jebakan, justru keluar rumah dan mengamuk. Ia tidak terima dengan pembongkaran tersebut dan melontarkan protes keras kepada para petugas. Momen inilah yang terekam kamera dan menjadi viral.
Arogansinya yang merasa benar padahal telah merugikan banyak orang sontak "dirujak" habis-habisan oleh netizen.
"Udah salah, lebih galak pula. Logikanya di mana orang kayak gini?" tulis seorang warganet geram.
Baca Juga: Bukan Sekadar Sponsor, Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak di Balik Meriahnya Pornas KORPRI XVI
Menurut Camat Noor Alfi Pane, ini bukanlah pertama kalinya Adi berulah dan meresahkan warga sekitar. Ia ternyata memiliki "rekam jejak" sebagai pembuat onar di lingkungannya.
“Ini bukan hal yang pertama kali dilakukan pelaku tersebut. Kemarin ada juga pelaporan menaruh pot-pot bunga yang menghalangi jalan, membuang sampah sembarangan,” ujar Noor.
Fakta ini semakin memperkuat citranya sebagai "warga problematik" yang tidak peduli dengan ketertiban umum. Kisah polisi tidur berpaku ini menjadi cerminan dari betapa berbahayanya tindakan egois satu orang yang bisa merugikan dan membahayakan seluruh komunitas.
Berita Terkait
-
Viral di Palembang! Pesan Bakso Online, Warga Temukan Kodok Utuh di Dalam Kuah
-
Viral 'Tepuk Sakinah' Saat Akad Nikah, Benarkah Jurus Baru Menag Bisa Cegah Perceraian?
-
Viral 'Valentino Rossi' Nongol di Mandalika, Langsung Diserbu Emak-emak Minta Foto
-
Viral Jaksa Gadungan di OKI Sempat Minta Pengawalan ke Kodim, Motifnya Bikin Terharu
-
Viral Keluarga Korban Ponpes Al Khoziny Tolak Santunan, Pilih Berkah Kiai Bikin Netizen Terbelah
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Strategi Mikro BRI Tuai Pengakuan, JPMorgan Naikkan Rekomendasi BBRI
-
Fakta Penemuan Pasutri Tewas di Kebun Karet Banyuasin, Polisi Dalami Penyebab Kematian
-
Demi Tingkatkan PAD, Pospera Sumsel Desak Ratu Dewa Utamakan Good Government Bapenda Palembang
-
Diminta Masakkan Makanan untuk Nenek, Pemuda di Banyuasin Aniaya Ibu Kandung
-
Kronologi Menantu Bakar Rumah Mertua di Lubuklinggau, 11 Rumah Hangus