-
Tunggakan kecil dari layanan paylater bisa membuat pengajuan KPR ditolak oleh bank.
-
Riwayat kredit dari layanan paylater tercatat di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.
-
Nama yang tercoreng di SLIK masih bisa diperbaiki dengan melunasi utang dan melapor ke OJK.
Langkah 1: Lunasi Seluruh Tunggakan Pokok dan Denda
Ini adalah langkah pertama yang tidak bisa ditawar. Segera hubungi penyedia layanan *paylater* Anda, tanyakan total tagihan (termasuk denda dan bunga), dan lunasi semuanya hingga tidak ada sisa sepeser pun.
Langkah 2: Minta dan Simpan Bukti Pelunasan.
Setelah membayar, jangan langsung lega. Minta surat keterangan lunas atau bukti resmi lainnya dari penyedia *paylater*.
Dokumen ini adalah senjata utama Anda jika data di SLIK OJK tidak kunjung diperbarui. Simpan dalam bentuk digital dan fisik.
Langkah 3: Bersabar, Sistem Tidak Bekerja Instan
Ini yang paling penting: pembaruan data di SLIK OJK tidak terjadi secara *real-time*. Penyedia jasa keuangan biasanya melaporkan data nasabah secara kolektif setiap bulan. Data Anda kemungkinan baru akan diperbarui dan bersih pada bulan berikutnya, biasanya setelah tanggal 20.
Jadi, jika Anda melunasi di bulan Oktober, jangan harap nama Anda bersih di bulan Oktober juga. Cek kembali di pertengahan November.
Langkah 4: Cek Sendiri Rapor Keuangan Anda secara Online
Baca Juga: Gaji Sering Lenyap? 3 Jurus Budgeting Siap Perang: Mana Jagoanmu?
Jangan lagi menebak-nebak. Anda punya hak untuk melihat rapor keuangan Anda sendiri secara gratis. Kunjungi situs resmi OJK untuk pengecekan SLIK, yaitu iDebku OJK (idebku.ojk.go.id). Ikuti proses pendaftarannya, dan dalam 1-2 hari kerja, file PDF berisi seluruh riwayat kredit Anda akan dikirimkan ke email.
Langkah 5: Ajukan Pengaduan Jika Data Tak Kunjung Berubah
Sudah dua bulan sejak pelunasan tapi skor kredit masih jelek? Saatnya bertindak. Hubungi kembali customer service penyedia paylater Anda dengan melampirkan bukti lunas.
Minta mereka untuk segera memperbarui data Anda ke OJK. Jika masih tidak ada respons, Anda bisa mengajukan pengaduan langsung ke OJK melalui kanal resmi mereka.
Ingatlah, di era modern ini, reputasi finansial Anda adalah aset yang tak ternilai.
Jangan biarkan kemudahan sesaat dari *paylater* mengorbankan impian besar Anda di masa depan.
Berita Terkait
-
Gaji Sering Lenyap? 3 Jurus Budgeting Siap Perang: Mana Jagoanmu?
-
Gaji UMR Habis Terus? Coba Kakeibo, 4 Seni Cerdas Atur Duit ala Jepang
-
Gaji Koma, Tanggungan Ganda: Benarkah Pinjol Jawaban Generasi Sandwich?
-
5 Alasan Mengapa Anak Perlu Dikenalkan Literasi Keuangan Sejak Dini
-
Perlukah Anak Dikenalkan Kripto dan Literasi Keuangan Sejak Dini?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Gegara Limbah, 3 Pabrik Tahu di Palembang Disegel, Belasan Usaha Lain Jadi Sorotan
-
Viral Siswi SMP di Palembang Dijambak dan Ditendang Gegara Berebut Siswa Laki-laki, Aksinya Direkam
-
BRI Buka Akses Investasi ORI030 dengan Imbal Hasil Kompetitif hingga 7,00%
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1
-
Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi