-
Kilang minyak Dumai milik Pertamina kembali terbakar hebat hanya satu hari setelah sindiran Menkeu Purbaya.
-
Kebakaran ini memicu kepanikan warga sekitar karena kilang Dumai memasok 16 persen kebutuhan energi nasional.
-
Publik merespons dengan curiga karena peristiwa ini terjadi begitu dekat dengan kritik keras Menkeu terhadap Pertamina.
SuaraSumsel.id - Sebuah "kebetulan" yang sangat mengerikan dan ironis kini terjadi di salah satu aset energi paling vital di Indonesia. Kilang minyak Dumai milik PT Pertamina (Persero) kembali terbakar hebat pada Rabu (1/10/2025) malam, hanya satu hari setelah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan sindiran tajam tentang kinerja BUMN energi tersebut.
Omongan Purbaya yang pedas seolah menjadi kenyataan pahit, membuat publik bertanya-tanya, apakah ini sekadar kebetulan, atau ada masalah sistemik yang jauh lebih serius di tubuh Pertamina?
Sindiran Menohok Menkeu Purbaya
Drama ini berawal dalam sebuah Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI. Purbaya Yudhi Sadewa, dengan gayanya yang blak-blakan, mengkritik habis-habisan Pertamina yang dinilainya sangat lamban dalam membangun kilang baru, yang berakibat pada membengkaknya impor BBM dan subsidi energi.
“Jadi kilang itu bukan kita enggak bisa bikin atau enggak bisa bikin proyeknya, cuma Pertaminanya malas-malesan saja,” ujar Purbaya.
Ia kemudian melanjutkan dengan kalimat sindiran yang paling menohok, yang kini menjadi kenyataan. Ia menyebut bahwa dari 7 kilang baru yang pernah ia rekomendasikan, tidak ada satu pun yang berhasil dibangun oleh Pertamina.
"Pertamina sudah berencana bangun kilang baru, satu pun gak jadi kan. Mereka bilang akan jadi, tapi sampai sekarang gak jadi, yang ada malah beberapa dibakar,” tegasnya.
Omongan' Jadi Kenyataan?
Kilang Dumai Terbakar Lagi Seolah menjawab sindiran tersebut dengan cara yang paling tragis, hanya selang satu hari, api benar-benar berkobar di Kilang Dumai. Kobaran api yang membumbung tinggi ke langit malam sontak memicu kepanikan warga sekitar.
Baca Juga: BBM Langka di Pagar Alam, Warga Rela Antre Berjam-jam Demi Pertalite dan Pertamax
Ini adalah kebakaran kedua di kilang strategis tersebut dalam beberapa tahun terakhir, setelah insiden serupa pada 1 April 2023.
Area Manager Pertamina, Agustiawan, mengonfirmasi kejadian tersebut namun menyatakan penyebab kebakaran masih dalam tahap investigasi. Kilang Dumai sendiri bukanlah aset sembarangan. Kilang ini memiliki peran yang sangat vital, memasok sekitar 16% dari total kebutuhan energi nasional.
Setiap gangguan operasional di kilang ini akan berdampak langsung pada pasokan BBM di berbagai daerah.
Publik Meradang dan Curiga
Insiden ini sontak memicu amarah dan kecurigaan publik. "Kebetulan" yang begitu pas antara sindiran Menkeu dan kejadian nyata membuat banyak warganet berspekulasi.
"Omongan Pak Menkeu langsung jadi doa terkabul. Ngeri banget," tulis seorang netizen di platform media sosial.
"Disindir 'dibakar', eh besoknya beneran kebakar. Ini sabotase atau emang kinerjanya seburuk itu?" timpal yang lain, menyuarakan kecurigaan yang kini menyebar luas.
Terlepas dari apakah ini kebetulan atau bukan, kebakaran Kilang Dumai ini telah menelanjangi masalah yang sangat serius di tubuh Pertamina.
Sindiran Menkeu Purbaya, yang awalnya dianggap sebagai gaya komunikasi yang provokatif, kini justru dilihat oleh publik sebagai sebuah ramalan akurat yang didasarkan pada data dan fakta yang selama ini mungkin coba ditutup-tutupi.
Berita Terkait
-
BBM Langka di Pagar Alam, Warga Rela Antre Berjam-jam Demi Pertalite dan Pertamax
-
Sinergi Jaga Perairan Banyuasin, Pertamina Plaju & Multipihak Perangi Illegal Fishing
-
Setetes Darah, Sejuta Harapan: PHR Zona 1 dan PMI Kumpulkan 780 Kantong Darah
-
Mau Masak Lebih Irit? Ada Promo Alfamart-MyPertamina Diskon Bright Gas Rp10.000
-
SKN New Train: Proyek Gas Terbesar di Sumsel yang Bakal Jadi Andalan Energi Nasional
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Mengapa 15 Warga Sumsel Bisa Lolos ke Kamboja Tanpa Prosedur Resmi?
-
Bank Sumsel Babel Percepat Kepemilikan Rumah Lewat KPR Subsidi FLPP One Day Approve
-
Jadwal Imsak Palembang Hari Ini, Sabtu 21 Februari 2026: Imsak, Subuh, dan Magrib
-
Harga Kurma Palembang Ramadan 2026: Perbandingan Jenis dan Promo di 5 Supermarket Besar
-
Wong Kito Naik Kelas Digital, 5G Indosat Bikin Ngonten dan Gaming Makin Ngebut