SuaraSumsel.id - Tren lari semakin digandrungi, terutama oleh kalangan milenial dan Gen Z. Selain menyehatkan, lari adalah olahraga yang paling mudah diakses.
Tapi, banyak pelari pemula yang mundur teratur saat melihat harga sepatu lari dari merek-merek ternama yang bisa menguras isi dompet.
Anggapan bahwa "sepatu lari bagus itu pasti mahal" seringkali menjadi penghalang.
Padahal kamu tidak perlu merogoh kocek hingga jutaan rupiah untuk mendapatkan sepatu lari yang nyaman dan aman.
Kuncinya adalah memilih sepatu yang tepat sesuai kebutuhanmu sebagai pemula.
Beberapa yang harus diperhatikan ialah bantalan (cushioning) agar kaki beradaptasi dengan benturan.
Pilih sepatu dengan bantalan yang cukup untuk meredam guncangan dan mencegah cedera.
Pastikan ada jarak sekitar satu ibu jari antara ujung jari kakimu dengan ujung sepatu. Ini penting karena kaki akan sedikit membengkak saat berlari.
Berikut 7 rekomendasi sepatu lari terbaik untuk pemula yang harganya ramah di kantong.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Kaos Kaki Lari Terbaik: Sejuk Bebas Gerah, Tak Perlu Takut Lecet
1. 910 (Nineten) Haze Pro, Rp350.000 - Rp400.000
Sepatu running ini cocok untuk lari harian (daily run) jarak pendek hingga menengah (5-10 km).
910 Haze Pro adalah salah satu seri terlarisnya dan menjadi favorit banyak pelari pemula di komunitas.
Bantalan empuk dan responsif berkat teknologi midsole-nya. Bobotnya ringan dan material upper-nya sangat breathable, membuat kaki tidak cepat panas.
2. Ortuseight Hyperfuse 1.4, Rp400.000 - Rp500.000
Ortuseight, merek lokal lainnya yang tak kalah berkualitas, menawarkan Hyperfuse sebagai salah satu andalannya.
Berita Terkait
-
3 Sepatu Lari Lokal Plat Karbon untuk Menunjang Performa, Cek Harganya
-
Apa Maksud dari Virgin Marathon? Ini Arti dan Persiapan yang Perlu Diketahui
-
3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
-
5 Sepatu Lari Terbaik untuk Pemilik Kaki Ramping, Empuk Tanpa Longgar
-
Sepatu Mills Hypercharge R26 Cocok untuk Lari Apa? Intip Teknologi, Harga, dan Ulasannya
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap