High Top vs Low Top
Jenis sol (outsole) dan bantalan juga penting:
Untuk lompatan tinggi, pilih sepatu dengan zoom air, bounce, atau react foam.
Perhatikan pattern grip agar tidak mudah tergelincir, terutama di lapangan indoor.
6. Estetika Boleh, Tapi Fungsionalitas Tetap Utama
Jangan hanya tergiur warna atau kolaborasi artis/brand. Coba sepatu sesuai kaki dan pastikan fitting-nya pas, apalagi kalau kamu bermain intens 2–3 kali seminggu.
Tidak ada jawaban mutlak soal mana yang terbaik. High-top menawarkan stabilitas, sementara low-top memberi kecepatan dan fleksibilitas. Kenali kebutuhan bermainmu, dan jangan lupa uji langsung kenyamanannya sebelum memutuskan.
Berita Terkait
-
Baru Mulai Lari? Hindari Salah Beli Sepatu dengan 7 Tips Ini
-
Hoka Clifton 9: Sepatu Lari Rasa Awan? Ini 7 Hal yang Perlu Kamu Tahu
-
7 Rekomendasi Sepatu Adidas yang Cocok Buat ke Kantor sekaligus Jalan-jalan
-
7 Sepatu Lokal Keren yang Bisa Bikin Kamu Tampil Lebih Stylish
-
Sneakers vs Sepatu Running: Mana yang Tepat untuk Lari? Nomor 5 Mengejutkan
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem
-
CFD Palembang Diprotes Warga, Jalur Terlalu Panjang Bikin Aktivitas Terganggu
-
Dorong Layanan Digital Andal, BRI Raih Sertifikasi Internasional ISO/IEC 25000
-
Rahasia Suara Gitar Batanghari Sembilan yang Bikin Merinding, Ternyata Ada di Jenis Kayunya
-
5 Cara Bisnis Jastip Pempek untuk Pemula, Modal Kecil tapi Cuan Stabil untuk Anak Muda