SuaraSumsel.id - Fenomena link DANA Kaget kembali menyita perhatian publik, terutama di kalangan pengguna baru dompet digital.
Di tengah tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan promo saldo gratis, para penipu siber semakin agresif menyebarkan link palsu yang berbahaya.
Modus ini menyasar pengguna dengan iming-iming hadiah saldo gratis bernilai hingga ratusan ribu rupiah. Tautan tersebar masif di platform populer seperti TikTok, Telegram, dan Facebook.
Tak jarang, link ini muncul dalam komentar live streaming, pesan broadcast grup, hingga kolom chatbot aplikasi.
Para pelaku kejahatan digital menciptakan situs palsu yang menyerupai halaman resmi DANA. Begitu pengguna mengklik dan memasukkan PIN atau kode OTP, akun mereka bisa diambil alih dalam hitungan menit.
Pakar keamanan digital, Rizky Andika, mengungkapkan bahwa penipuan dengan teknik rekayasa sosial kini semakin sulit dikenali.
“Desain situs palsu sangat mirip dengan tampilan asli DANA. Kebanyakan korban tidak sadar sedang dijebak,” ujarnya.
Maraknya link DANA Kaget palsu diperparah oleh rendahnya literasi digital, khususnya di kalangan pengguna baru.
Menurut data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), mayoritas pengguna dompet digital yang berusia di bawah 25 tahun belum memahami cara membedakan situs asli dan palsu.
Baca Juga: Jangan Sampai Ketinggalan, 3 Link DANA Kaget Aktif Hari Ini, Siapa Cepat Dia Dapat
“Pengguna baru biasanya tergiur karena belum memahami keamanan digital. Mereka percaya begitu saja karena link tampak resmi,” kata Rizky.
Dampak dari penipuan ini tak hanya sebatas kehilangan saldo. Korban juga bisa kehilangan akses email, nomor ponsel, hingga menjadi sasaran phishing DANA dan pinjaman online ilegal.
Pihak DANA Indonesia kembali menegaskan bahwa mereka tidak pernah menyebar link melalui media sosial atau aplikasi perpesanan. Semua tautan resmi hanya berasal dari domain https://link.dana.id.
“Jika ada yang meminta PIN, OTP, atau data pribadi dengan alasan hadiah saldo DANA Kaget, bisa dipastikan itu bukan dari kami,” begitu bunyi pernyataan resmi DANA.
DANA juga mengimbau pengguna agar tidak mudah percaya terhadap tautan yang dikirimkan melalui komentar atau pesan grup.
Tindakan pelaporan terhadap link mencurigakan dapat dilakukan melalui fitur pelaporan DANA atau langsung ke Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Berita Terkait
-
Sebar ShopeePay: Tebar Saldo Gratis hingga 2,5 Juta, Klik Linknya Sekarang Juga!
-
Berburu DANA Kaget: Taktik Jitu Dapat Link Aktifnya, Buruan Klik di Sini
-
Saldo DANA Kaget Hari Ini Rp 289 Ribu, Bisa Digunakan Untuk Persiapan Malam Minggu
-
Rezeki Nomplok! 3 Link Saldo DANA Kaget Rp149 Ribu Siap Diklaim, Cek Caranya di Sini!
-
DANA Kaget Sesi Malam, Masih Ada Rp 99 Ribu, Siapa Cepat Dia Dapat
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Konflik PGRI Memanas di Sumsel, Bukman Lian dan Riza Pahlevi Saling Klaim Kepengurusan
-
Iwan Tuaji Jadi Tersangka, Apakah Bupati Asgianto Ikut Terseret?
-
PTBA Dampingi Petani Kopi Sawahlunto, Panen Meningkat dan Nilai Tambah Terbuka
-
Belanja Bulanan Makin Mahal? Warga Belitung Timur Bisa Hemat Rp50 Ribu dengan Cara Ini
-
Kasus Sungai Lalan Jadi Sorotan, Dugaan Pungutan Rp9 Juta per Kapal Capai Rp160 Miliar