Waktu: 09.00 - 12.00 WIB (Estimasi)
Wilayah terdampak:
PT. Tirta Prima Bahagia
PT. Tirta Osmosis
PT. Fresindo Jaya
PT. Tirta Osmosis Sempurna (Alfaone)
Perumahan dan kawasan industri di sepanjang Jl. Sukomoro, Jl. Sugihwaras, Jl. Sei Itam Sukomoro, Ds. Air Batu, Jl. Bambang Kuning
Pabrik-pabrik di kawasan Pabrik Tedmon
Jl. Korea, Pkl. Benteng, Sutopo
Dan sekitarnya
PLN mengimbau masyarakat untuk melakukan langkah-langkah antisipasi, seperti mematikan peralatan elektronik sebelum listrik dipadamkan guna menghindari kerusakan akibat lonjakan arus saat listrik kembali menyala.
“Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi lapangan,” tulis PLN dalam pengumuman resminya.
Untuk mempermudah akses informasi terkait jadwal pemeliharaan, gangguan listrik, hingga layanan pelanggan lainnya, PLN mengimbau masyarakat untuk mengunduh aplikasi PLN Mobile yang dapat diakses dengan mudah melalui Play Store bagi pengguna Android dan App Store bagi pengguna iOS.
Aplikasi ini menjadi solusi praktis bagi pelanggan untuk mendapatkan update terkini, termasuk pengaduan jika terjadi gangguan listrik di luar jadwal pemadaman yang telah diumumkan.
Selain itu, pelanggan juga bisa memanfaatkan layanan Contact Center PLN 123 yang siap melayani 24 jam untuk memberikan informasi atau menerima laporan gangguan.
Langkah pemeliharaan jaringan listrik secara rutin ini merupakan salah satu bentuk komitmen PLN dalam menjaga kualitas, keandalan, dan kontinuitas pasokan listrik kepada masyarakat.
Dengan melakukan perawatan berkala, diharapkan potensi gangguan yang lebih besar di masa mendatang dapat dicegah sejak dini.
Baca Juga: Penerbangan Palembang-Kuala Lumpur Resmi Dibuka Lagi, Tiketnya Mulai Rp500 Ribuan
Pemeliharaan ini bukan hanya upaya teknis, tetapi juga wujud tanggung jawab PLN untuk memberikan pelayanan terbaik demi mendukung aktivitas masyarakat.
Bagi warga di daerah yang terdampak pemadaman, PLN mengimbau agar dapat melakukan penyesuaian terhadap aktivitas sehari-hari, khususnya bagi pelaku usaha, rumah tangga, hingga instansi pelayanan publik.
Persiapan seperti menyiapkan sumber daya listrik cadangan, menyelesaikan pekerjaan yang memerlukan listrik sebelum jadwal pemadaman, dan menghemat penggunaan perangkat elektronik menjadi langkah yang disarankan.
PLN percaya bahwa dukungan dan pengertian masyarakat akan mempercepat proses perbaikan layanan, demi listrik yang lebih handal untuk semua.
Tag
Berita Terkait
-
Penerbangan Palembang-Kuala Lumpur Resmi Dibuka Lagi, Tiketnya Mulai Rp500 Ribuan
-
Palembang Rayakan Hari Jadi Tiap 17 Juni, Ini Dua Versi Sejarah dan Fakta Menariknya
-
Harga Emas di Palembang Naik Hari Ini, Simak Daftar Terbarunya
-
9 Kecamatan di Palembang Bakal Mati Air 2 Hari, Ini Daftar Wilayah Terdampaknya
-
55 Alumni S2 UKB Palembang Gagal Jadi Dosen, Ijazah Dibatalkan Kemendikbudristek
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
Terkini
-
Hotspot Sumsel Turun 63 Persen, Mengapa Asap Palembang Masih Pekat?
-
Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk
-
Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air
-
Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga
-
Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul