SuaraSumsel.id - Bagi banyak orang, membeli mobil bukan hanya soal kenyamanan atau gaya, tapi juga investasi jangka panjang.
Saat membeli kendaraan baru, salah satu pertimbangan penting adalah nilai jual kembali atau depresiasi harga.
Dalam konteks ini, dua merek besar yang selalu menjadi bahan perbandingan adalah Toyota dan Honda. Lantas, harga mobil bekas Toyota vs Honda, mana yang lebih tahan banting dari sisi nilai jual?
Depresiasi Harga Mobil Bekas: Apa Artinya?
Sebelum masuk ke perbandingan, mari pahami dulu istilah depresiasi harga mobil bekas. Depresiasi adalah penurunan nilai kendaraan dari harga beli awal.
Rata-rata, mobil baru bisa kehilangan 15–25% nilai tahun pertama, dan hingga 50% setelah 5 tahun.
Merek, model, reputasi, serta permintaan di pasar memengaruhi seberapa cepat atau lambat depresiasi itu terjadi.
Toyota: Stabil dan Dikenal Tahan Banting
Toyota dikenal sebagai merek yang “main aman” dalam arti teknologi dan desainnya tidak terlalu agresif, namun sangat stabil dalam performa dan daya tahan.
Model seperti Toyota Avanza, Innova, dan Fortuner punya basis pengguna luas di Indonesia. Hal ini menciptakan permintaan tinggi di pasar mobil bekas, yang otomatis menjaga harga jual tetap kompetitif.
Misalnya, Toyota Avanza 2019 saat ini (2025) masih dijual di kisaran Rp140–160 juta, padahal harga barunya sekitar Rp200 juta.
Baca Juga: 6 Mobil Bekas Irit BBM dan Servis Murah, Cocok Buat Ojol!
Ini artinya depresiasi hanya sekitar 20–30% selama 5 tahun. Di segmen SUV, Toyota Fortuner diesel 2018 yang dibeli di harga Rp470 juta kini masih dijual Rp370–390 juta, depresiasi sekitar 17–22%.
Keunggulan lainnya? Ketersediaan sparepart melimpah dan bengkel umum yang paham sistem Toyota, menjadikan biaya pemeliharaan lebih terjangkau.
Ini juga faktor penting yang menjaga harga tetap stabil di pasar mobil bekas.
Honda: Gaya dan Performa, Tapi Lebih Rentan Turun Harga
Honda, di sisi lain, dikenal karena desain yang sporty, fitur yang lebih canggih, serta handling yang menyenangkan.
Model seperti Honda Brio, Jazz, dan HR-V sangat populer di kalangan anak muda dan keluarga muda. Namun, dari sisi depresiasi harga mobil bekas, Honda cenderung sedikit lebih cepat menurun dibanding Toyota.
Contohnya, Honda Jazz RS 2019 yang dulunya dibanderol sekitar Rp270 juta, kini dijual Rp180–190 juta. Depresiasinya bisa mencapai 30–35%.
Berita Terkait
-
6 Mobil Bekas Irit BBM dan Servis Murah, Cocok Buat Ojol!
-
Tak Perlu Mahal, 5 Cara Hemat Service Mobil Tanpa Mengorbankan Kualitas
-
Mobil Bekas Tangguh Buat Perjalanan Jauh, Harganya Mulai Rp35 Jutaan
-
Mau Beli Mobil Baru? Simak Dulu 5 Tips Test Drive Ini
-
Jangan Sampai Ketipu! Ini Panduan Lengkap Cek Keaslian Dokumen Mobil Bekas
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Laba Rp57,13 Triliun, BRI Salurkan Dividen Besar Kepada Pemegang Saham
-
Palembang Banjir Lagi di Hari Bumi 2026, Wali Kota Pernah Dinyatakan Bersalah Soal Banjir
-
Gawat! 3 Tahanan Narkoba Kabur dari Rutan Baturaja Usai Sidang, Lepas Borgol Pakai Kawat
-
Siapa Ferizka Utami? Sosok Asal Palembang di Balik Video Totok Daun Sirih pada Bayi Menangis
-
Aksi Jambret di Depan Palembang Icon Berujung Apes, Korbannya Ternyata Polisi