SuaraSumsel.id - Dunia sepak bola Sumatera Selatan tengah bersiap menyambut babak baru yang penuh ambisi dan semangat lokal lewat kehadiran klub profesional anyar, Sumsel United.
Klub ini bukan sekadar tim sepak bola, melainkan simbol dari kebangkitan sportivitas dan kebanggaan daerah yang diprakarsai langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang.
Di tengah atmosfer kompetisi nasional yang kian kompetitif, Sumsel United hadir membawa harapan baru bagi para pecinta sepak bola di Bumi Sriwijaya—bahwa Sumsel tak hanya punya sejarah, tapi juga masa depan yang layak diperjuangkan di pentas nasional.
Langkah Cik Ujang ini mencerminkan komitmen kuat dari pemerintah daerah dalam menghidupkan kembali denyut sepak bola Sumsel yang sempat redup.
Dengan visi membangun klub yang tak hanya kompetitif tapi juga profesional dan berkelanjutan, Sumsel United dipersiapkan sebagai wadah pengembangan talenta lokal serta jembatan untuk memperkenalkan potensi Sumatera Selatan ke panggung sepak bola Indonesia.
Ini bukan sekadar proyek politik—ini adalah wujud nyata kecintaan terhadap olahraga dan tekad untuk menyalakan kembali api semangat di tribun stadion serta hati masyarakat Sumsel.
Profil Cik Ujang
Cik Ujang, pria kelahiran Merapi Barat, Lahat, 2 Mei 1968, bukan hanya dikenal sebagai sosok politikus berpengalaman di Sumatera Selatan, tapi juga figur yang punya ketertarikan besar terhadap dunia olahraga, khususnya sepak bola.
Karier politiknya dimulai sebagai anggota DPRD Kabupaten Lahat selama dua periode (2009–2018), sebelum kemudian melangkah ke jabatan eksekutif sebagai Bupati Lahat periode 2018–2023.
Baca Juga: Misteri Klub Baru Wagub Cik Ujang: Nama Fans dan Bocoran Visinya Bikin Penasaran
Selama menjabat sebagai Bupati, Cik Ujang aktif mendorong pengembangan olahraga daerah dan bahkan mendirikan klub sepak bola Cahaya United. Klub ini menjadi wadah pembinaan pemain muda lokal dan sempat meramaikan kancah sepak bola regional.
Pengalaman inilah yang menjadi fondasi awal kecintaannya terhadap sepak bola dan visinya menjadikan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di Sumsel.
Pada 20 Februari 2025, Cik Ujang resmi dilantik sebagai Wakil Gubernur Sumatera Selatan mendampingi Herman Deru.
Kini, dengan pengaruh yang lebih luas, ia kembali menunjukkan konsistensinya membangun sepak bola daerah melalui klub baru bertajuk Sumsel United—sebuah langkah strategis yang memperlihatkan keberlanjutan misinya sejak masa kepemimpinan di Lahat.
Misi Sumsel United: Membina Talenta Muda dan Memperkuat Ekosistem Sepak Bola
Sumsel United bukan sekadar klub baru; ini adalah bagian dari visi besar Cik Ujang untuk memperluas representasi daerah dalam kompetisi sepak bola nasional. Ia menegaskan bahwa kehadiran Sumsel United bukan untuk menyaingi klub yang sudah ada, seperti Sriwijaya FC, melainkan untuk melengkapi dan memperkuat ekosistem sepak bola di Sumatera Selatan.
Berita Terkait
-
Misteri Klub Baru Wagub Cik Ujang: Nama Fans dan Bocoran Visinya Bikin Penasaran
-
Sumsel United Akan Launching, Nama Klub dan Fansnya Bikin Heboh Warganet
-
Bukan Klub Baru Biasa, Cik Ujang Disebut Bakal Akuisisi Tim Lama Jadi Sumsel United
-
Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Bakal Salat Idul Fitri di Masjid Agung Palembang
-
Wagub Cik Ujang Gaungkan Persatuan: Silaturahmi Besar Masyarakat Sumsel Momentum Kebersamaan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
DBH Kurang Bayar Sumsel Hampir Rp1 Triliun, Fiskal Daerah Masih Tertekan
-
Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan
-
Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus
-
Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula