Baca Juga:
Honda Vario Versi Murah dari Kawasaki, Motor Matic Premium yang Siap Bikin Jatuh Cinta
4. Keausan Ban yang Tidak Merata
Bearing yang rusak dapat menyebabkan keausan ban yang tidak rata. Hal ini terjadi karena roda menjadi goyang sehingga kontak ban dengan permukaan jalan tidak merata. Akibatnya, ban cepat aus di satu sisi tertentu.
5. Jarak Bersih (Clearance) Bola Baja dengan Race Ball Terlalu Tinggi
Pada bearing yang sudah aus, jarak antara bola baja dengan race ball menjadi terlalu longgar.
Kondisi ini biasanya terlihat pada motor yang sudah berumur atau sering digunakan dalam kondisi berat.
Clearance yang terlalu besar menandakan bearing sudah tidak layak pakai.
Jika Anda menemukan salah satu atau beberapa tanda di atas pada motor Anda, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan dan penggantian bearing untuk menjaga keamanan dan kenyamanan berkendara.
Dampak parah jika membiarkan bearing motor rusak antara lain:
- Kerusakan komponen lain seperti tromol, velg, rantai, gir, dan sokbreker.
Bearing yang rusak menyebabkan roda bergoyang sehingga posisi tromol tidak pas, membuat rem depan tidak pakem dan kampas rem cepat aus tidak merata.
- Motor menjadi tidak stabil dan bergetar, terutama saat kecepatan tinggi atau bermanuver, sehingga mengurangi kenyamanan dan kontrol berkendara.
- Putaran roda terhambat atau seret, menyebabkan motor kurang bertenaga dan laju tidak optimal.
- Risiko kecelakaan meningkat karena rem tidak responsif dan kemudi terasa berat atau goyang, mengancam keselamatan pengendara.
- Biaya perbaikan membengkak, karena kerusakan merembet ke komponen lain yang harus diganti juga, seperti tromol yang harganya bisa cukup mahal.
Karena bearing tidak bisa diperbaiki, solusi terbaik adalah segera mengganti bearing yang rusak dengan yang baru agar kerusakan tidak meluas dan keselamatan terjaga.
Berita Terkait
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Awe-Awe Kedua dari Balik Pohon Tua di Tikungan Gumitir
-
Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK
-
6 Fakta Sepeda Motor Listrik untuk Pengadaan Program MBG, Jumlahnya 21 Ribu
-
Spesifikasi Emmo JVX GT dan Emmo JVH Max, Sepeda Motor Listrik Elit Rp50 Jutaan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Siap Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perkuat Kredit Produktif
-
Sebulan Beroperasi, KA Rajabasa Ekonomi Premium Layani 66.521 Penumpang, Hubungkan Sumsel-Lampung
-
Kasus Korupsi Lampu Jalan Palembang Merembet, Wali Kota dan Wawako Bisa Diperiksa
-
Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Tapi 870 Ribu Warga Masih Hidup di Bawah Garis Miskin