Sementara itu, di Liga 1, enam klub juga mengalami masalah serupa, dengan beberapa pemain yang belum menerima haknya sejak 2019.
Keenam klub tersebut antara lain PSM Makassar, Madura United, PSIS Semarang, Arema FC, Semen Padang, dan Persis Solo.
Anggoro Prajesta menilai bahwa situasi ini mencerminkan kondisi industri sepakbola Indonesia yang masih jauh dari ideal.
Menurutnya, hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi seluruh pihak yang terlibat dalam industri sepakbola tanah air, termasuk klub, manajemen, suporter, serta pengelola kompetisi seperti PSSI dan LIB.
"Ini menjadi PR bagi seluruh stakeholder sepakbola Indonesia, termasuk klub-klub, manajemen, suporter, PSSI, dan operator liga. Semua pihak harus bersama-sama bekerja keras untuk memperbaiki kondisi ini," tegas Goro.
Dia juga berharap adanya pembenahan di sisi regulasi dan kompetisi untuk menciptakan iklim sepakbola yang lebih sehat dan berkelanjutan.
"Kami menyambut baik jika ada rencana dari PSSI untuk kembali membuka kran APBD untuk pembinaan usia muda. Hal itu sangat penting, karena kita tidak bisa menggantungkan seluruhnya pada industri sepakbola yang saat ini belum berjalan dengan optimal," harap Anggoro.
Berita Terkait
-
Sriwijaya FC Bangkit, Semangat SFC Reborn Menatap Liga 2 2025/2026
-
Turnamen EPA U-20 Sriwijaya FC Hanya Terima 20 Tim, Ini Alasannya
-
Mimpi Jadi Pemain SFC? Ini Syarat Mudah Daftar EPA U-20 Untukmu!
-
Sriwijaya FC Buka Pendaftaran EPA U-20, Siapkan Elang Andalas Asli Sumsel
-
Cik Ujang Bikin Klub Sepak Bola Sumsel United, Suporter: SFC Gimana?
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, BRI Dukung Sport Tourism Indonesia
-
Dukung Perjuangan Atlet Indonesia, BRI Kobarkan Semangat Merah Putih di Asian Games 2026
-
Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani
-
Dulu Duet Prabowo di Pilpres 2014, Hatta Rajasa Kini Jadi Wakil Ketua Wantimpres
-
Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam