SuaraSumsel.id - Kabar gembira bagi para Gen z Sumatera Selatan, khususnya mereka yang lahir pada tahun 2006 dan 2007 dan memiliki mimpi besar menjadi pesepakbola profesional.
Kini mimpi itu bukan lagi sekadar angan! Manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), selaku pengelola klub kebanggaan Sumsel, Sriwijaya FC (SFC), resmi membuka pendaftaran seleksi pemain untuk program Elite Pro Academy (EPA) U-20.
Program ini dirancang sebagai pintu gerbang bagi talenta muda Sumsel untuk meniti karier di level profesional, sekaligus sebagai langkah nyata SFC dalam menelurkan Elang Andalas muda asli Bumi Sriwijaya.
Asisten Direktur Kompetisi III sekaligus Kepala Pembina Tim PT SOM, Muhammad David, menyampaikan bahwa pendaftaran seleksi sudah mulai dibuka hari ini.
Ia menegaskan bahwa pembukaan EPA SFC U-20 ini bukan hanya sebagai bagian dari kewajiban klub mengikuti sistem kompetisi kelompok usia, tetapi juga menjadi komitmen kuat manajemen dalam membangun fondasi jangka panjang klub melalui pembinaan pemain lokal berkualitas.
“Kami ingin membuka peluang seluas-luasnya untuk putra daerah Sumsel agar bisa tampil di pentas nasional bersama Sriwijaya FC. Ini bukan sekadar seleksi, ini adalah awal dari perjalanan besar menuju mimpi menjadi pemain profesional,” tegas David.
Program ini tak hanya mencari pemain berbakat, tapi juga mengedepankan kedisiplinan, semangat juang, serta kecintaan terhadap klub dan daerah.
Maka dari itu, seluruh proses seleksi akan dilakukan secara profesional dan transparan, melibatkan pelatih dan pencari bakat berpengalaman.
Generasi muda Sumsel kini punya kesempatan emas untuk membuktikan diri dan menjadi bagian dari sejarah kebangkitan Sriwijaya FC. Saatnya Elang Andalas muda terbang tinggi, membawa nama Sumatera Selatan kembali harum di kancah sepak bola nasional!
Baca Juga: Hari Bumi 2025 di Sumsel: Seruan Melawan Ketimpangan dan Krisis Ekologis
"Pendaftaran Turnamen EPA SFC U-20 sudah kita buka. Adik-adik di Sumsel buruan daftarkan dirinya kalian sekarang juga, tunggu apa lagi,"katanya pada Selasa 22 April 2025.
Ketua Pelaksana Turnamen Elite Pro Academy (EPA) Sriwijaya FC U-20 mengungkapkan bahwa ajang bergengsi pencarian bakat muda Sumatera Selatan ini akan digelar pada tanggal 10 Mei 2025 di Stadion Kamboja, Palembang.
Turnamen ini bukan hanya sekadar kompetisi biasa, melainkan menjadi gerbang awal bagi talenta muda asli Bumi Sriwijaya untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan jajaran pelatih dan manajemen Sriwijaya FC.
Karena itu, demi menjaring pemain-pemain potensial sejak dini, pendaftaran peserta seleksi pun resmi dibuka mulai hari ini.
"Kami ingin proses seleksi ini benar-benar menjadi ruang pembuktian bagi anak-anak muda Sumsel yang ingin menembus kompetisi nasional bersama Sriwijaya FC. Semua anak muda yang memiliki semangat, keterampilan, dan mimpi besar dipersilakan untuk ikut serta," ujarnya dengan antusias.
"Buruan persiapkan tim latihan dan lainnya untuk mendaftar. Pastinya ini hanya untuk warga asli atau warga lokal Sumsel, jadi kesempatan kalian lebih terbuka lebar. Sebab yang mendaftarkan wajib menunjukkan KTP atau KK, kita (Manajemen) ingin melahirkan Elang Andalas muda asli produk lokal Sumsel," sambungnya menegaskan.
Berita Terkait
-
Hari Bumi 2025 di Sumsel: Seruan Melawan Ketimpangan dan Krisis Ekologis
-
Duka Mendalam, Keuskupan Agung Palembang Serukan Doa untuk Paus Fransiskus
-
Dampak Mengerikan 7 PLTU di Sumatera: Polusi Parah, Ribuan Nyawa Terancam
-
Ini Penjelasan Panjang Alex Noerdin Usai Diperiksa Kasus Pasar Cinde
-
Terpidana Korupsi Alex Noerdin Diperiksa Lagi, Kali ini Kasus Pasar Cinde
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
CFD Palembang Makin Ramai dengan Flying Fox Gratis, Tapi Benarkah Sudah Kurangi Polusi?
-
Fakta Baru Penembakan Pratu Ferischal di THM Panhead, Sertu MRN dan Warga Sipil Jadi Tersangka
-
5 Fakta Penembakan Pratu Ferischal di THM Panhead Palembang, Benarkah karena Senggolan Saat Joget?
-
Mengapa Anggota TNI Bisa Bawa Senjata ke Tempat Hiburan Malam? Kasus Panhead Palembang Jadi Sorotan
-
Malam Mencekam di Panhead Palembang, Dentuman Senjata Tewaskan Pratu Ferischal di THM