"Banyak kawan yang memberikan informasi lowongan pekerjaan, misalnya di pertambangan. Tapi syarat paling utama biasanya ijazah minimal SMA atau sederajat. Makanya saya mau mengejar Paket C," ucapnya.
Program Ayo Sekolah Plus juga berhasil menghidupkan lagi cita-cita Sherli Oktavia, perempuan 20 tahun asal Tanjung Enim. Sherli putus sekolah saat masih SMP sehingga harus mengubur cita-citanya menjadi seorang guru.
Dari pengumuman di media sosial, ibunya mendapat informasi mengenai program Ayo Sekolah Plus yang dibuat PTBA untuk membantu pendidikan anak-anak yang putus sekolah. Sang ibu lantas mendorong Sherli untuk mengejar lagi cita-citanya.
"Ibu saya mendorong saya untuk mendaftarkan diri mengikuti program Ayo Sekolah Plus. Saya ingin mengejar cita-cita saya yang belum tercapai," dia menuturkan.
Sherli sadar bahwa jalan menuju cita-citanya tak mudah. Tapi dia sudah memulainya dengan langkah besar. "Saya ingin melanjutkan pendidikan sampai pendidikan tinggi, mengejar cita-cita menjadi guru," ucapnya mantap.
Dijalankan sejak 2024, program Ayo Sekolah Plus merupakan upaya PTBA untuk menurunkan angka putus sekolah dan memastikan anak-anak di sekitar wilayah operasi mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Hingga saat ini, PTBA telah memberikan beasiswa Ayo Sekolah Plus kepada 100 orang anak putus sekolah agar dapat memperoleh pendidikan kesetaraan. Rinciannya, sebanyak 3 orang untuk pendidikan kesetaraan Paket A, 34 orang untuk Paket B, dan 63 orang untuk Paket C.
Dedi Saptaria Rosa, VP Sustainability PT Bukit Asam Tbk (PTBA), menekankan pentingnya pendidikan sebagai investasi sosial jangka panjang untuk mempersiapkan generasi masa depan yang unggul serta memutus rantai kemiskinan.
"PTBA berkomitmen untuk mendukung kegiatan yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui bidang pendidikan. Kolaborasi dengan Yayasan Cendekia Unggul dan PKBP (Pusat Kegiatan Belajar Pendidikan) diharapkan dapat menekan angka putus sekolah lewat program Ayo Sekolah Plus, yang bertujuan mengajak kembali anak-anak yang putus sekolah," ujar Dedi.
Baca Juga: Gubernur Sumsel Ultimatum Pelantikan 3.077 PPPK: Batas Akhir Akhir Juni
Pelaksanaan program Ayo Sekolah Plus ini sejalan dengan Asta Cita yang diusung pemerintah, terutama poin ke-4 terkait pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui peningkatan kualitas pendidikan.
Selain Ayo Sekolah Plus, PTBA juga menjalankan berbagai program untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.
Di antaranya adalah program Ayo Sekolah yang menyalurkan paket beasiswa untuk siswa-siswi kurang mampu, Bantuan Biaya Pendidikan Mahasiswa Sekitar Bukit Asam (Bidiksiba) yang membantu siswa-siswi lulusan SMA/sederajat dari keluarga prasejahtera di lokasi sekitar perusahaan agar dapat menempuh pendidikan di tingkat perguruan tinggi, serta pelatihan Metode Gasing untuk meningkatkan kemampuan numerasi para guru dan siswa-siswi SD.
Berita Terkait
-
Gubernur Sumsel Ultimatum Pelantikan 3.077 PPPK: Batas Akhir Akhir Juni
-
Cek Loker Palembang Hari Ini: CitraGrand City Buka Posisi Strategis di Proyek Konstruksi
-
Kecelakaan Maut di Perlintasan Rel Menanjak Muara Enim, Truk Dihantam Babaranjang
-
Sudah 2 Bulan Jadi Tersangka, Pengusaha Haji Halim Belum Disidang: Ada Apa?
-
Kala Emas Jadi Budaya Investasi, Inflasi Diam-diam Mengintai Palembang
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Hadirkan Peluang Baru Memiliki Aset Properti dengan Nilai Kompetitif
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi