SuaraSumsel.id - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, mengungkapkan rencana ambisius untuk mengubah wajah Kota Palembang, Sumatera Selatan, dengan merancang pembangunan rumah susun yang membentang sepanjang Sungai Musi.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Gerakan Rumah Layak Huni di Palembang pada Senin (5/5/2025).
Fahri menyebutkan bahwa rencana ini bertujuan untuk mengatasi masalah sampah dan pembuangan limbah yang sering terjadi di sepanjang tepian sungai, sekaligus mengatasi kebutuhan perumahan di kota yang terus berkembang pesat.
Mengoptimalkan Potensi Sungai Musi
Fahri Hamzah mengatakan, salah satu solusi untuk menata kota yang semakin padat adalah dengan membangun rumah susun di sepanjang Sungai Musi.
Ia menekankan pentingnya pembersihan sungai dan menarik mundur pemukiman yang ada di sekitarnya agar tidak lagi ada pembuangan sampah atau limbah ke sungai yang bersejarah ini.
Rencana pembangunan rumah susun di sepanjang tepian Sungai Musi diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga menjaga kebersihan dan keindahan sungai yang menjadi ikon Kota Palembang.
"Dengan dibangunnya rumah susun ini, kita bisa menciptakan ruang yang lebih bersih dan nyaman bagi warga, sekaligus menjadikan Sungai Musi tetap terjaga kebersihannya. Di masa depan, orang akan datang untuk berwisata melihat Sungai Musi yang bersih," ungkap Fahri Hamzah.
Menurutnya, ini adalah langkah awal untuk menciptakan lingkungan kota yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Baca Juga: 4 Tahun Pacaran, Wanita di Palembang Dianiaya Saat Tagih Janji Nikah
Menghadapi Urbanisasi yang Meningkat
Indonesia, termasuk Palembang, diprediksi akan mengalami lonjakan urbanisasi dalam 10 tahun ke depan.
Fahri menjelaskan bahwa dengan semakin banyaknya orang yang akan berpindah ke kota, maka kebutuhan akan rumah juga semakin meningkat.
Jika tidak ada upaya yang maksimal untuk membangun rumah, banyak orang yang akan tinggal di tempat-tempat informal yang bisa menyebabkan berbagai masalah sosial dan lingkungan.
"Palembang adalah salah satu kota tertua di Indonesia, dengan sejarah yang sangat penting. Oleh karena itu, Kota Sriwijaya harus mendapat prioritas dalam pembangunan, tidak hanya dalam renovasi rumah, tetapi juga dalam menjaga dan mengembangkan seluruh aspek sejarahnya," ujar Fahri.
Sebagai bagian dari strategi mengatasi masalah urbanisasi, Fahri menambahkan bahwa rumah susun vertikal akan menjadi solusi tepat di kota-kota besar, termasuk Palembang.
Tag
Berita Terkait
-
4 Tahun Pacaran, Wanita di Palembang Dianiaya Saat Tagih Janji Nikah
-
Update Harga Emas di Palembang Hari Ini: Turun Lagi, Cuma Rp 10,1 Juta
-
Promo Diamond Soma Hadirkan Musang King & Black Thorn Berkualitas Premium
-
Hari Pertama Keberangkatan, Calon Haji Palembang Kedapatan Bawa Pisau Dapur
-
Berbahaya, Mobil Pengangkut Sampah Tak Layak Masih Aktif di Palembang
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
Terkini
-
Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok
-
Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir
-
Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar
-
Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau
-
Anggota DPR Berang Herman Deru Tak Hadir, Rapat Komisi VII dengan Pemprov Sumsel Batal