Dukungan Penuh untuk Masyarakat
Program ini menjadi angin segar bagi pelaku usaha mikro di Palembang yang selama ini kesulitan mengembangkan bisnis karena keterbatasan modal.
Dengan hadirnya pinjaman modal usaha berbunga 0 persen dari Pemerintah Kota Palembang, para pelaku usaha kini memiliki peluang lebih besar untuk memperluas usahanya tanpa terbebani bunga pinjaman yang mencekik.
Tidak hanya itu, program ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam memperkuat perekonomian lokal melalui peningkatan produktivitas usaha mikro di berbagai sektor.
Langkah strategis ini juga sejalan dengan target nasional untuk menekan angka pengangguran dan mempercepat penanggulangan kemiskinan ekstrem, khususnya di wilayah Sumatera Selatan.
Dengan akses permodalan yang lebih mudah dan terjangkau, para pelaku usaha mikro bisa naik kelas, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat secara keseluruhan.
Ini menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan ekonomi rakyat kecil menjadi prioritas utama dalam pembangunan berkelanjutan di Kota Palembang.
"Kami ingin program ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ini kesempatan untuk berkembang, bukan untuk konsumsi pribadi, melainkan mendorong usaha agar lebih maju," tegas Ratu Dewa.
Bagi pelaku usaha yang belum mendaftar, peluang masih terbuka lebar. Dinas Koperasi dan UKM bersama pihak kecamatan terus membuka pengajuan baru hingga kuota yang tersedia terpenuhi.
Baca Juga: Akhirnya Bandara SMB II Palembang Berstatus Internasional Lagi, Ini Dampaknya
Program ini tidak hanya sekadar bantuan modal, tetapi menjadi simbol keseriusan Pemkot Palembang dalam mengangkat derajat ekonomi rakyat kecil dan memastikan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
Mari manfaatkan kesempatan emas ini untuk membawa usaha mikro di Palembang naik kelas dan menjadi pilar kebangkitan ekonomi daerah.
Berita Terkait
-
Akhirnya Bandara SMB II Palembang Berstatus Internasional Lagi, Ini Dampaknya
-
Sinergi dan Inovasi Ekonomi Syariah di SYAFARI 2025 Sumatera Selatan
-
Belanja Hemat, Susu dan Perlengkapan Balita Diskon Besar di Indomaret
-
Sumsel Memukau! 5 Alasan Swarna Songket 2025 Jadi Incaran Pecinta Kain
-
Peluang Emas Investasi di Sumatera Selatan, Ini Daerah Paling Menjanjikan
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap