Dengan perasaan terpukul dan kecewa, AP menyadari bahwa dirinya telah menjadi korban penipuan.
Janji manis tentang keuntungan besar dari trading saham hanyalah kedok untuk mengelabui dan menguras tabungannya.
“Karena curiga, besoknya saya langsung ke Bank Indonesia. Tapi mereka bilang tidak ada dana atas nama saya. Saat itu saya langsung sadar kalau sudah ditipu,” lanjutnya dengan nada kecewa.
Yang lebih menyakitkan lagi, setelah kejadian tersebut, DD tidak lagi bisa dihubungi dan tidak menunjukkan itikad baik untuk mengembalikan uang milik korban.
Tak tinggal diam, AP pun melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian agar pelaku segera ditindak. Laporan pun telah diterima oleh Panit III SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Yudi Setiawan.
“Benar, laporan sudah kita terima dan akan diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti,” ujar Yudi.
Kasus ini menambah panjang daftar penipuan berbasis online yang menyasar korban dari berbagai kalangan, termasuk warga usia lanjut.
Modus penipuan berkedok investasi, khususnya yang menjanjikan keuntungan instan seperti trading saham, kini kian marak dan terus berkembang seiring kemajuan teknologi komunikasi.
Para pelaku kerap memanfaatkan platform jarak jauh seperti telepon, pesan instan, atau media sosial untuk menjangkau korban secara langsung, bahkan dengan gaya bahasa yang sopan, meyakinkan, dan terkesan profesional.
Mereka menyusun narasi yang seolah-olah legal dan resmi, lengkap dengan istilah teknis investasi untuk mengaburkan niat sebenarnya. Janji manis seperti “cuan cepat”, “profit harian”, atau “pajak akun sebelum pencairan” sering kali membuat calon korban lengah, apalagi ketika disampaikan secara intens dan berulang.
Baca Juga: Belanja Hemat di Klikindogrosir, Kupon Rp 200.000 Menanti Kamu di Payday
Menghadapi fenomena ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak tergiur oleh penawaran investasi yang terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.
Masyarakat diminta untuk selalu mengecek legalitas perusahaan melalui lembaga resmi seperti OJK (Otoritas Jasa Keuangan), serta memastikan bahwa setiap transaksi disertai dengan bukti tertulis dan kejelasan dokumen resmi.
Hindari mentransfer uang ke rekening pribadi atas nama perorangan tanpa ada perjanjian yang sah, karena hal tersebut sering menjadi ciri khas penipuan bermodus investasi palsu.
Kewaspadaan dan literasi finansial menjadi benteng utama agar tidak terjebak dalam skenario yang hanya menguntungkan pelaku kejahatan.
Berita Terkait
-
Belanja Hemat di Klikindogrosir, Kupon Rp 200.000 Menanti Kamu di Payday
-
Sumsel Pakai Drone Tebar Benih, Kini Masuk 5 Besar Produksi Pangan Nasional
-
Fakta di Balik Pembatalan Kunjungan Prabowo Tinjau MBG Sekolah di Palembang
-
Prabowo: Makan Bergizi Gratis Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa
-
Presiden Prabowo Terbang ke Sumsel, Luncurkan Gerina: Ini Agenda Lengkapnya
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan
-
Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus
-
Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula
-
Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional