Meski sempat merasa bangga bisa menyaksikan iring-iringan mobil presiden dari dekat, para siswa tak bisa menyembunyikan rasa sedih karena batal bertemu langsung dengan sang pemimpin yang selama ini hanya mereka lihat di layar televisi.
“Kecewa, inginnya pak presiden itu mampir ke sekolah kita, mau foto sama presiden tapi tidak jadi,” ungkap Zakiya salah satu siswa SD Negeri 129.
Momen langka untuk bisa melihat langsung Presiden Republik Indonesia bukan hanya dinanti para siswa, tapi juga dirasakan kuat oleh para orang tua mereka.
Biasanya anak-anak diantar ke sekolah menjelang pukul 07.00 WIB, namun hari itu suasananya berbeda.
Sejak pukul 06.20 WIB, para orang tua sudah berbondong-bondong mengantar anaknya lebih awal, sebagian bahkan tetap menunggu di sekitar area sekolah dengan harapan bisa menyaksikan langsung kehadiran Presiden Prabowo Subianto.
Wajah-wajah penuh semangat tampak di antara kerumunan, ada yang membawa ponsel untuk mengabadikan momen, ada pula yang mengenakan pakaian rapi seolah hendak menyambut tamu agung.
Harapan mereka sederhana: melihat dari dekat sosok pemimpin negeri yang selama ini hanya bisa mereka saksikan dari layar kaca.
Namun harapan itu perlahan meredup saat kabar batalnya kunjungan tersebar, menyisakan rasa kecewa yang terpatri di hati para orang tua yang turut merasakan antusiasme anak-anak mereka.
“Padahal kami sudah dari pagi menunggu, kalau kecewa pasti, harapan sebelumnya bisa melihat langsung presiden kita,” kata Wati wali murid siswa melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com
Baca Juga: Prabowo: Makan Bergizi Gratis Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa
“Kecewa, inginnya pak presiden itu mampir ke sekolah kita, mau foto sama presiden tapi tidak jadi,” sambung Zakiya salah satu siswa SD Negeri 129.
Berita Terkait
-
Prabowo: Makan Bergizi Gratis Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa
-
Presiden Prabowo Terbang ke Sumsel, Luncurkan Gerina: Ini Agenda Lengkapnya
-
Sriwijaya FC Buka Pendaftaran EPA U-20, Siapkan Elang Andalas Asli Sumsel
-
Hari Bumi 2025 di Sumsel: Seruan Melawan Ketimpangan dan Krisis Ekologis
-
Duka Mendalam, Keuskupan Agung Palembang Serukan Doa untuk Paus Fransiskus
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Sinergi Holding UMi Dorong BRILink Mekaar Tembus Transaksi Rp3,52 Triliun
-
Makan Sepuasnya Murah, Ini 7 Restoran All You Can Eat di Palembang di Bawah Rp150 Ribu
-
Warga Empat Lawang Nikmati Fasilitas Baru dari CSR Bank Sumsel Babel di Hari Jadi Kabupaten
-
Martabak HAR vs Terang Bulan di Palembang: 7 Alasan Duel Kuliner Malam Ini Tak Pernah Mati
-
5 Tempat Makan Burgo dan Celimpungan Terenak di Palembang, Banyak yang Tak Punya Nama