SuaraSumsel.id - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria membakar warung baksonya sendiri di Banyuasin, Sumatera Selatan, mendadak viral di media sosial.
Pria dalam video tersebut diketahui bernama Rahmat. Ia nekat membakar tempat usahanya sendiri setelah mendapati istrinya berselingkuh menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dalam rekaman yang beredar luas, Rahmat tampak berdiri di depan bangunan yang sudah dilalap api.
Ia dengan sengaja menunjukkan kobaran api ke arah kamera sambil memegang golok di tangan kanannya.
Baca Juga: Jadwal Imsak 29 Maret 2025 untuk Palembang, Banyuasin, dan Ogan Ilir
Dengan suara penuh emosi, Rahmat meluapkan kekesalannya.
"Kubakar, bukan main-main," kata Rahmat dalam video tersebut, seperti dikutip dari TribunBogor.
Tak hanya itu, Rahmat bahkan meminta aksinya direkam dan diviralkan. Ia mengaku sudah bekerja keras mencari nafkah untuk keluarganya, namun pengkhianatan istrinya membuatnya tak mampu menahan emosi.
"Untuk apa kita kerja banting tulang kalau hanya untuk diselingkuhi istri? Ini kisah nyata, viralkan!" lanjutnya dengan penuh kekecewaan.
Kronologi Kejadian
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah 28 Maret 2025 untuk Palembang, Banyuasin, dan Ogan Ilir
Insiden ini terjadi pada Rabu (26/3/2025) sekitar pukul 08.30 WIB di RT 21/05 Desa Sukamulya, Kecamatan Tungkal Ilir, Banyuasin.
Bangunan yang dibakar bukan rumah tinggal, melainkan warung bakso berukuran 4x5 meter yang merupakan usaha milik Rahmat sendiri.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Banyuasin, Rayan Nurdinsa, mengonfirmasi kejadian tersebut.
"Yang dibakar itu bukan rumah, tetapi warung bakso," ujar Rayan, Jumat (28/3/2025), dikutip dari Sripoku.com.
Rupanya, sebelum kejadian, istri Rahmat sempat mengeluhkan kurangnya nafkah batin kepada mertuanya.
Hal ini memicu pertengkaran hebat antara Rahmat dan istrinya.
Saat pertengkaran berlangsung, Rahmat mendapat informasi mengenai hubungan gelap istrinya, yang akhirnya memancing amarahnya hingga nekat membakar warungnya sendiri.
"Dia sengaja meminta seseorang merekam aksi pembakaran ini dan memviralkannya di media sosial," jelas Rayan.
Mediasi dengan Pihak Berwenang
Setelah insiden ini, pihak kepolisian bersama kepala desa setempat telah mendatangi Rahmat untuk melakukan mediasi.
Langkah ini diambil guna mencegah konflik lebih lanjut dan mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak.
Sementara itu, kasus serupa juga terjadi di Aceh Utara, di mana seorang pria berinisial SF (39) nekat membakar rumah istrinya karena alasan yang sama.
SF akhirnya ditangkap setelah sempat melarikan diri dan bersembunyi di beberapa lokasi.
Kasus Rahmat dan SF menjadi sorotan publik, mengingat tindakan mereka yang ekstrem akibat cemburu dan sakit hati.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya mengelola emosi dan mencari solusi yang lebih bijak dalam menghadapi konflik rumah tangga.
Hingga kini, video Rahmat masih ramai diperbincangkan warganet di berbagai platform media sosial.
Banyak yang bersimpati terhadap perasaannya, namun tak sedikit pula yang menilai tindakannya berlebihan dan dapat berdampak buruk pada masa depannya sendiri.
Reaksi Netizen
Video Rahmat yang viral di media sosial memancing beragam komentar dari warganet.
Banyak yang bersimpati dengan perasaannya dan memahami kekecewaannya setelah dikhianati. Namun, sebagian besar netizen menilai tindakannya terlalu berlebihan dan merugikan dirinya sendiri.
"Kasihan, tapi membakar usaha sendiri bukan solusi. Nanti kalau sudah tenang, malah nyesal sendiri," tulis seorang pengguna Facebook.
"Sakit hati memang menyakitkan, tapi jangan sampai kehilangan akal sehat. Lebih baik serahkan ke hukum," ujar netizen lain.
Sebagian warganet juga menyoroti bagaimana kemarahan yang tak terkendali bisa berujung pada tindakan yang justru memperburuk keadaan.
"Punya usaha sendiri itu susah, sayang banget dibakar cuma karena emosi sesaat," komentar seorang pengguna Twitter.
Hingga kini, video Rahmat masih ramai diperbincangkan warganet di berbagai platform media sosial.
Banyak yang bersimpati terhadap perasaannya, namun tak sedikit pula yang menilai tindakannya berlebihan dan dapat berdampak buruk pada masa depannya sendiri.
Berita Terkait
-
Usut Kasus Baru, KPK Geledah 2 Kantor Pemkab Musi Banyuasin
-
Hariz Azhar Bongkar Dugaan Pelanggaran HAM dan Orang Kuat di Balik Operasi Tambang PT GPU
-
Kasus Unik di Tiongkok, Pria Bongkar Perselingkuhan Istrinya Justru Dihukum
-
Hak Asuh Anak Jika Istri Selingkuh, Ternyata Tidak Otomatis Jatuh ke Ayah
-
5 Ciri-ciri Istri Selingkuh Menurut Islam, Apakah Paula Seperti Ini?
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Baru Kenal, Pemuda 19 Tahun Tega Cabuli Siswi SD di Hotel Melati Palembang
-
Ritel Hingga Perkebunan, Puluhan Perusahaan di Sumsel Tak Cairkan THR
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Best Issuer for Sustainable Finance 2025
-
Sanjo Palembang: Antara Modernisasi dan Warisan Leluhur, Mampukah Bertahan?
-
Lebaran Aman Bertransaksi, BRI Cegah Penipuan dan Kejahatan Siber