SuaraSumsel.id - Pasangan duo srikandi Fitrianti Agustinda dan Nandriani Octarina dengan cepat berhasil mengumpulkan tiga rekomendasi sekaligus. Dukungan ketiga partai tersebut berasal dari Partai NasDem, PKB dan PAN.
Setelah Rabu (31/7/2024) malam keduanya memperoleh dukungan dari PAN dan PKB maka pada kamis siang (1/8/2024), partai NasDem menyusul menyerahkan surat dukungan.
Ketiga surat dukungan ditandatangani ketua umum dan sekretaris jenderal masing-masing. “Alhamdulillah ya, hari ini saya bersama Ibu Fitrianti Agustinda resmi diusung NasDem. Tadi malam juga sudah menerima surat B1KWK dari PAN dan PKB. Karena ketiganya sudah melebih 20 persen persyaratan sebagai calon, maka bismillah kami siap bertarung dalam kontestasi Pilwako mendatang,” ujar Nandriani Octarina, Kamis (1/8).
Koalisi ketiga partai ini, mengumpulkan lebih dari 20 persen perolehan kursi DPRD Sumsel. Partai NasDem memperoleh 9 kursi, PAN sebanyak 5 kursi dan PKB sebanyak 4 kursi DPRD.
Nandriani optimis dukungan tiga parpol cukup signifikan karena mendekati perolehan 40 persen suara dalam Pileg lalu.
Pasangan dengan sebutan Duo Srikandi pun merasa optimis bisa mengungguli kandidat lainnya.
“Saya tentunya siap menjadi Wakil Walikota bergandengan dengan beliau (Fitrianti Agustinda, red). Karena secara pengalaman pastinya tidak bisa diragukan lagi, Bu Fitri pernah di legislatif dan juga dua kali Wakil Walikota. Mudah-mudahan masyarakat dapat memberikan pilihan dan dukungannya kepada kami berdua,” tambah Nandriani.
Nandriani menjelaskan mengenai visi dan misi akan disusun bersama melalui kajian dan masukan banyak pihak seperti akademisi, praktisi dan lainnya.
“Sebagai kota metropolitan, persoalan yang dihadapi Palembang kan sangat kompleks. Harga sembako yang melambung tinggi, banjir saat hujan, lapangan kerja, jalanan rusak, keamanan dan sebagainya. Nanti kalau dipercaya, kami akan benahi satu persatu. Insya Allah kami akan memberikan yang terbaik untuk kota tercinta,” imbuhnya.
Baca Juga: Duo Srikandi Berlaga di Pilkada Palembang: Fitrianti dan Nandriani Berpasangan
Kekinian, baru dua pasangan yang memenuhi syarat maju Pilkada Palembang.
Partai NasDem, PAN dan PKB sudah terlebih dulu mengusung Yudha Pratomo dan Baharuddin.
Partai Gerindra baru mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan Ratu Dewa – Prima Salam, namun dengan perolehan suara 8 kursi mengharuskan partai pimpinan Prabowo Subianto ini berkoalisi dengan partai lainnya.
Sementara Golkar dan PDI Perjuangan belum menentukan pilihan dukungan pada Pilwako Palembang.
Tag
Berita Terkait
-
Duo Srikandi Berlaga di Pilkada Palembang: Fitrianti dan Nandriani Berpasangan
-
Siswa SD di Palembang Keracunan Jajanan Sekolah, 4 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Lepas Jabatan Sekda, Ratu Dewa Fokus Maju Pilkada: Saya Siap Berjuang!
-
Pedagang HP Ditemukan Tewas Misterius di Rusun Bukit Kecil Palembang
-
BRI Perbaiki Rumah Warga Miskin Palembang, Bukti Peduli Sesama
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ultra Mikro BRI Catat 22 Ton Tabungan Emas dan 7,9 Juta Polis Baru
-
Warga Palembang Dijanjikan Imbalan Jika Rekam Pembuang Sampah, Efektifkah?
-
Pensiunan ASN Kini Tak Perlu Antre Lama, Ini Kemudahan Baru dari Bank Sumsel Babel
-
8 Fakta Terbaru Tragedi Bus ALS di Muratara, Armada Lama Jadi Sorotan
-
Heboh Razia Ilegal Berujung Pergantian Kadishub, Bagaimana dengan Banjir Palembang?