SuaraSumsel.id - Pelaksanaan wisata olahraga (sport tourism) Ampera Tourism Fun 2024 terlaksana meriah, Minggu (30/6/2024) pagi. Pelaksaaannya pun mendapatkan apresiasi dan antusias yang tinggi.
Setidaknya 3.500 peserta (pelari) memeriah event yang berusaha memajukan wisata dan olahraga di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) ini. Pj Wali Kota Palembang, Ucok Abdulrauf Damenta mengapresiasikan kegiatan (event) yang bertepatan dengan ulang tahun kota Palembang ke 1431 tahun.
Di awal acara, Pj Wali Kota Ucok mengungkapkan apresiasinya kepada seluruh panitia dan pihak yang mendukung sampai terlaksananya event ini. "Kegiatan ini sangat baik guna mensosialisasikan pariwisata melalui kegiatan olahraga. Bagi masyarakat penggemar lari, bukan hanya mendapatkan pengalaman berolahraga, namun juga pariwisata dan budaya dengan menelusuri lokasi haritage di Palembang," ucapnya.
Akan menjadi Event Tahunan
Sebanyak 3500 peserta meramaikan kegiatan Fun Tourism 2024. Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Sulaiman Amin memastikan jika kegiatan ini akan menjadi kegiatan tahunan.
Dinas Pariwisata berupaya kembali mengangkat jembatan Ampera sebagai ikon kota sekaligus ikon pariwisata Palembang. Jembatan Ampera yang merupakan jantung kota, jasa dan wisata diharapkan juga mendukung peningkatan kontribusi sektor pariwisata untuk APBD 2024.
"Ampera Fun Run diharapkan meningkatkan kontribusi sektor pariwisata menyentuh 33 persen APBD. Targetnya lagi, Ampera Tourisme Run yang membagi kelas pelari 5K dan 10K masuk kalender event kota Palembang dan kalender event pariwisata nasional," ucapnya.
Sektor pariwisata Palembang telah menyokong 30,5 persen pendapatan daerah pada tahun 2023. "Dengan semarak HUT kota Palembang, event ini berhasil mengundang banyak wisatawan datang, berbelanja, menikmati kuliner, menginap. Keseluruhannya diharapkan mendongkrak ekonomi masyaarakat," ujar Sulaiman menjelaskan.
Pelaksanaan Ampera Tourism Run dimulai sejak pukul 05.00 wib dengan menghadirkan sensasi wisata nan beragam.
Baca Juga: Maksuba Mendunia: Kreasi Bunda Rayya yang Mengubah Wajah Kue Basah Palembang
Ketua Pelaksana Event Ahmad Faisal menambahkan pelaksanaan Amperaa Tourism Run 2024 sebagai perwujudan mempromosikan kembali jembatan Ampera sebagai bangunan nan ikonik.
Sebanyak 3500 pelari itu diantaranya sebanyak 1700 an pelari mengikuti jarak 5k dan sekitar 700 lebih penari mengikuti jarak 10K.
Para pemenang mendapatkan hadiah dan para peserta mendapatkan peluang doorprice dan menikmati hiburan di puncak acara.
Panitia mendata ribuan pelari tersebut telah berasal dari 130 kota di Indonesia, baik dari Lampung, pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Barat.
Tag
Berita Terkait
-
Maksuba Mendunia: Kreasi Bunda Rayya yang Mengubah Wajah Kue Basah Palembang
-
Bos Distro Anti Mahal Otak Pembunuhan Pegawai Koperasi Ditangkap di Sumatera Barat
-
Dugaan Pungli PPDB SMA di Palembang: Kadisdik Sumsel Membantah
-
Semarak Ampera Tourism Fun 2024, 3300 Pelari Bakal Wisata Olahraga di Jembatan Ikonik
-
Berdayakan Masyarakat Desa, SMBR Raih Penghargaan BISRA 2024
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
Digantikan Jenderal Dudung, Ke Mana Langkah Politik Djamari Chaniago Setelah dari Kabinet?
-
25 Siswa Mual dan Muntah Usai Makan MBG di Muba, Benarkah karena Ayam Geprek?
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Gambut Tak Kenal Batas Konsesi, Mengapa Tata Air Jadi Kunci Cegah Karhutla?
-
Kabut Asap Palembang, Pesawat Jakarta Putar Balik dan Yogyakarta Dialihkan ke Pekanbaru