SuaraSumsel.id - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) mengungkapkan bahwa retribusi parkir digunakan tepat sasaran untuk memperbaiki sarana dan prasarana di kota itu.
Kepala Bapenda Kota Palembang Raymond mengatakan retribusi parkir di Kota Palembang dipergunakan untuk memperbaiki sarana dan prasarana kota.
Pihaknya mencatat dalam setiap bulannya mengumpulkan retribusi parkir sebesar Rp 800 juta hingga Rp satu miliar untuk memenuhi sarana dan prasarana.
Ia menargetkan dalam tahun 2024 ini mampu mengumpulkan retribusi parkir sebesar Rp sembilan miliar dan optimis mampu mencapai target tersebut.
Untuk memenuhi target tersebut, Bapenda Kota Palembang terus menggencarkan sosialisasi dan pengawasan agar tidak terjadi pelanggaran dan apabila menemukan adanya pelanggaran, ia menegaskan akan melakukan penindakan.
"Hingga saat ini kami belum menemukan pelanggaran dan kami terus melakukan sosialisasi untuk retribusi ya, dan apabila menemukan pelanggaran saya tegaskan akan dilakukan penindakan," ucapnya.
Ia mengimbau kepada pihak terkait untuk taat pajak retribusi tersebut demi pembangunan infrastruktur dan prasarana Kota Palembang agar terus meningkat. [ANTARA]
Tag
Berita Terkait
-
Haji Palembang Kloter 1 Tiba Lebih Siang, Jadwal Kepulangan Diubah dari Malam ke Pagi
-
Tampilan Pakai Sorban, Berikut Peran DPO Korupsi Internet Desa Muba
-
Pakai Sorban Putih, Buronan Korupsi Jaringan Desa Muba Rp27 Miliar Ditangkap
-
Rekapitulasi Suara Ulang Pemilu Lahat Memanas, Pindah Lokasi ke Palembang
-
Bakal Dilantik Pj Gubernur Sumsel, Berikut Harta Kekayaan Elen Setiadi
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga