SuaraSumsel.id - Para wisatawan berbondong-bondong mengunjungi jembatan Ampera, Kota Palembang, Sumatera Selatan saat arus balik Lebaran 1445 Hijriah.
Wisatawan menyebut jika jembatan Ampera memang sudah menjadi ikon Kota Palembang sejak lama, namun ia mengagumi kali ini jembatan Ampera semakin indah dan kebersihannya terawat.
"Saya sengaja mengajak keluarga mampir ke jembatan Ampera sebelum melanjutkan perjalanan kami kembali ke Lampung," kata Mulyadi seorang wisatawan asal Lampung dikonfirmasi, Sabtu.
Ia selalu setiap kali ke Palembang akan berfoto bersama keluarga di jembatan Ampera sebagai kenang kenangan selain memburu makanan khasnya seperti pempek dan kemplang.
Baca Juga: Motif Pembunuhan Pelajar SMP di OKU Timur Terungkap, Pelaku Masih Remaja
Sedangkan Aldi seorang wisatawan asal Kota Bandung, Jawa Barat untuk pertama kalinya mengunjungi Kota Palembang pada Lebaran tahun ini.
Ia beranggapan jembatan Ampera begitu megah dengan warna merah dan di bawahnya terbentang Sungai Musi yang sudah banyak dikenal wisatawan bahkan dari berbagai mancanegara.
"Selama ini hanya melihat di televisi saat ada tayangan adzan, namun kali ini berkesempatan langsung mampir bersama keluarga dan berfoto-foto untuk kenang kenangan," ujarnya.
Ia berharap pemerintah setempat dan warga dapat terus menjaga dan merawat nya mulai dari kebersihan bahkan keamanan. Ia juga menilai saat momen lebaran ini tidak terjadi kemacetan di atas jembatan Ampera.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan menargetkan menara Jembatan Ampera menjadi tempat wisata kelas dunia.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2024: Trafik Tol Trans Sumatera Melonjak 86%
Penjabat Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan inspirasi dari sosok Edi Santana Putra yang merupakan mantan Wali Kota Palembang dua periode yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI.
Ratu Dewa meyakini masyarakat Palembang sudah sangat menunggu kapan bisa naik ke atas menara Jembatan Ampera.
"Jika jembatan sudah menjadi wisata baru Palembang maka saya yakin wisata ini adalah wisata dunia, tapi mohon bersabar kita selesaikan regulasinya sehingga masyarakat bisa menikmati Jembatan Ampera," katanya pula. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Viral Momen Ibu-ibu di Palembang Protes, Antre Lama Cuma Dapat Rendang Dua Iris dari Richard Lee
-
Cara Ustaz Derry Sulaiman Jawab Salam Willie Salim Seorang Kristen, Banyak yang Kaget
-
Niat Bersihkan Nama Palembang, Acara Masak Besar Richard Lee Malah Ricuh?
-
Dokter Richard Lee Sumbang 1 Ton Ayam untuk Masak Besar di Palembang
-
Profil Sultan Palembang, Pemimpin Adat Tegas Haramkan Konten Willie Salim
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang
-
Kronologi Siswi SD Hilang 2 Hari, Ditemukan Dicabuli di Hotel Palembang
-
Wisata Maut di Ogan Ilir: Speedboat Terbalik Lagi, 'Tak Basah Tak Bayar'
-
Baru Kenal, Pemuda 19 Tahun Tega Cabuli Siswi SD di Hotel Melati Palembang
-
Ritel Hingga Perkebunan, Puluhan Perusahaan di Sumsel Tak Cairkan THR