SuaraSumsel.id - Warga di Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) kekinian lebih mudahkan dalam dokumen kependudukan (KTP). Selama Ramdan, Pemkot Palembang menyediakan layanan untuk mempermudah warga dalam urusan layanan kependudukan sekaligus akan diberi sembako.
Pejabat (Pj) Wali Kota Palembang Ratu Dewa meninjau pelayanan warga yang membuat dokumen kependudukan (KTP) sambil membagikan sebanyak 453 paket sembako.
Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Masjid Al Kautsar Seberang Ulu I, Palembang, Kamis, yang dihadiri para warga dengan cukup antusias.
Ia menegaskan warga tidak dikenakan biaya apapun dalam mengurus berbagai jenis dokumen kependudukan.
"Di bulan Ramadhan ini saya minta seluruh dinas terkait untuk membantu proses pembuatan dokumen kependudukan, semuanya gratis dan saya juga mengimbau kepada warga Palembang kalau ada yang mengiming-imingi memberikan uang itu masuk kategori pungli maka laporkan ke kami," ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa program itu merupakan program lanjutan dari yang sebelumnya telah dilakukan oleh Pemkot Palembang serta arahan dari Presiden Republik Indonesia dalam rangka mengurangi angka kemiskinan.
"Kami bersyukur angka kemiskinan di Kota Palembang menurun dan hari ini kami bagikan ratusan sembako di Kecamatan SU I, kemarin baru dibagikan 100 dan sisanya 353 paket hari ini kita bagikan sehingga total 453 paket sembako," katanya.
Ia menambahkan kegiatan penyerahan sembako dan layanan jemput bola pembuatan dokumen kependudukan ini tak hanya di Kecamatan SU I itu saja dan akan terus dilakukan namun secara bergantian ke wilayah kecamatan lainnya. [ANTARA]
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Kota Palembang, Lubuklinggau dan Prabumulih 21 Maret 2024
Berita Terkait
-
7 Remaja di Palembang Ditangkap Saat Hendak Tawuran, Tulisan di Bendera Bikin Ngakak
-
Jadwal Buka Puasa Kota Palembang, Lubuklinggau dan Prabumulih 21 Maret 2024
-
Jadwal Buka Puasa Wilayah Palembang dan Sekitarnya Kamis 21 Maret 2024
-
Akhir Kasus Bayi Meninggal Usai Imunisasi Sampai Tuntut Wali Kota Palembang
-
Jadwal Imsak Kota Palembang, Lubuklinggau dan Prabumulih 21 Maret 2024
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?