SuaraSumsel.id - Nama Rasyid Rajasa, anak Hatta Rajasa menjadi perhatian setelah gagal mencalonkan diri (nyaleg) dengan target kursi senayan. Namanya kekinian pun masuk dalam bursa calon wali kota (cawako) Palembang.
Hal ini pun dibenarkan Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Selatan (Sumsel). Berikut profil Rasyid Rajasa yang terkenal karena kecelakaan di jalan tol sehingga menewaskan orang lain.
Rasyid dikenang sebagai pelaku kecelakaan di jalan tol. Bahkan netizen tidak sungkan meninggalkan komentar mengenai hal ini di media sosial instagramnya.
Publik sebelumnya juga diramaikan karena baliho Rasyid yang menutupi lokasi publik di daerah pemilihan (dapil)nya.
Seperti apa jejak karir Rasyid yang dikenal karena kecelakaan dini hari di tol tersebut.
Rasyid Rajasa bernama lengkap Muhammad Rasyid Amrullah atau dikenal sebagai politisi PAN dengan mengikuti jejak ayahnya.
Rasyid pernah berkuliah di University of East London, Inggris pada 2010 dengan mengambil studi jurusan Business Management Program dan lulus pada 2014.
Rasyid aktif dalam organisasi Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) selama di London, Inggris. Selepas lulus S1, ia memutuskan berkarier di dunia wirausaha.
Rasyid mengawali karier politiknya dengan bergabung menjadi kader PAN. Sosoknya berhasil terpilih sebagai Ketua DPD PAN Kota Bandung, pada 2023.
Baca Juga: Sensasi Ragam Takjil Nusantara Hadir di Royal Iftar Buffet Hotel Wyndham Opi
Rasyid memutuskan berkuliah di S2 di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan mengambil jurusan Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM). Rasyid juga sempat merampungkan diploma di Brunei University dan UNIPREP Jakarta.
Bakatnya di dunia manajemen semakin terasah ketika dipercaya memegang sejumlah jabatan di perusahaan dengan menjadi CO-founder of PT Duta Perikanan Utama.
Pada tahun 2017 sampai sekarang, Rasyid tercatat sebagai direktur dari Arthindo Group.
Kecelakaan Tol
Rasyid pernah terlibat kasus kecelakaan maut pada 2013 silam. Kala itu, ia mengemudikan mobil jenis BMW X5 B 272 HR di Tol Jagorawi Km 3.500.
Rasyid mengemudikan mobil sedan itu dengan kecepatan tinggi, lebih dari 100 km per jam. Mobilnya kemudian menghantam sebuah mobil Daihatsu Luxio F 1622 CY yang menewaskan dua orang dan tiga lainnya luka-luka.
Rasyid langsung ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 283 juncto Pasal 287 ayat 5 Pasal 310 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Namun kini ia sudah bebas dan maju menjadi caleg namun gagal duduk di senanyan.
PAN membenarkan namanya masuk di Pilwako Palembang
Partai Amanat Nasional (PAN) sendiri tengah melakukan survei sebagai bagian dari partai modern dalam perpolitikan saat ini. Rasyid Rajasa memang gagal dalam pencalonan legislatif atau caleg dengan menargetkan kursi senayan.
"Iya gak dapat (tidak lolos) senayan, tapi perolehan suaranya di Bandung, Jawa Barat, tinggi. Ini jadi pertimbangan juga bagi PAN menempatkannya sebagai salah satu sosok muda yang diperhitungkan di partai kami. Perolehan suaranya jika tidak salah 130 ribu. Itu angka bagus untuk Pileg di Jawa," ujar Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW PAN Sumsel, Abdul Aziz dihubungi Suara.com, Sabtu (16/3/2024).
Karena itu pula, sambung Aziz, PAN memasukkan sebagai sejumlah nama kader yang dinilai baik guna disurvei pada Pilkada di Sumsel, termasuk Pilwako Palembang.
Sumsel sendiri akan menggelar Pilkada berupa Pemilihan Gubernur (Pilgub), Pemilihan Wali Kota (Pilwako) juga Pemilihan Bupati (Pilgub). Di keseluruhan Pilkada itu, PAN memasukkan kader-kader terbaik sebagai calon dan disurvei.
"Sebagai partai modern, PAN melakukan itu. Nanti tunggu hasil surveinya," ujar Aziz.
Berita Terkait
-
Anak Hatta Rajasa, Rasyid Rajasa Maju Pilwako Palembang Setelah Gagal Nyaleg Senayan
-
Sensasi Ragam Takjil Nusantara Hadir di Royal Iftar Buffet Hotel Wyndham Opi
-
Kisah Pahit Korban Pemerkosaan Berulang di Desa Sungsang Sampai Hamil 6 Bulan
-
Dugaan Korupsi Izin Perkebunan, Kejati Sumsel Menggeledah 3 Kantor Pemerintahan
-
Jadwal Berbuka Puasa 15 Maret 2024 untuk Wilayah Palembang
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
Innalillahi, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia di Jakarta
-
Sambut Tahun Kuda Api, BRI Hadirkan Imlek Prosperity 2026 Penuh Makna
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 25 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
-
Bukan Sekadar Adopsi, Dugaan TPPO Mengemuka di Balik Bayi 3 Hari Ditawarkan Rp52 Juta