SuaraSumsel.id - Sebuah video adegan panas seorang camat di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan (Sumsel) membuah heboh. Video hasil rekaman CCTV tersebut kemudian ramai dibahas netizen karena adegan orang dewasa yang setengah bugil.
Melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, rekaman berdurasi 7,39 detik terlihat terjadi di kantor Camat Pemulutan Barat. Dari video tersebut diawali oknum camat yang sedang duduk di kursinya dengan menggunakan baju dalaman atau singlet.
Kemudian, datanglah seorang wanita membuka pintu, dengan menggunakan baju Korpri, celana panjang hitam serta berjilbab yang langsung duduk di hadapan oknum camat sambil menggoyangkan kursi.
Detik ke-45, oknum camat mulai bangun dari kursi dan dibarengi dengan wanita yang sambil meraba-raba serta oknum camat menutup gorden dan mengunci pintu, dan mendekati wanita itu.
Meski terlihat samar-samar keduanya membuka pakaian sehingga terlihat jelas jika pria sudah membuka celana sedangkan wanita membuka jilbab.
Oknum camat keluar duluan dengan menggunakan pakaian dalam baju singlet dan seperti membenarkan celananya.
Menit ke 6.29 detik camat kembali terpantau CCTV duduk di kursinya sembari main handphone. Meski belum diketahui peristiwa lengkapnya, namun mereka yang menyaksikan video tersebut berasumsi telah terjadi peristiwa layaknya suami istri keduanya.
Camat sendiri menolak jika dikatakan adanya adegan panas dengan ASN nya. Ia pun memperkarakan CCTV yang ada di ruangannya.
“Masang CCTV tanpa izin sama dengan maling. kami bertiga di dalam kantor camat itu. Saat itu tanggal 17 Januari 2024 saya menyuruh sekcam memimpin apel gabungan. Saya menghadiri acara sosialisasi pilkada damai di Pendopoan KPT Tanjung Senai yang diadakan KPU di Kantor Camat. Setelah dari Musrenbang itu Ishoma makan siang di rumah Kades Talang Pangeran Ulu,” ucapnya.
Baca Juga: 2 Anggota Bawaslu OKU Dipolisikan Karena Terima Rp1,34 Miliar, Janjikan Caleg PAN Lolos DPRD
“Lalu jam 11 saya meninggalkan acara menuju Musrenbang Desa Talang Pangeran Ulu. Lalu saya kembali ke kantor, saat itu cuaca panas gerah karena uap air naik, kondisi kantor camat banjir. Makanya karena panas saya lepas baju. Cuma pakai baju dalam saja kaos putih. Saat itu kondisi saya tidak sehat. Kemudian ibu itu masuk dan ambil wudhu untuk sholat. Jadi video itu diedit, yang jelas ini fitnah keji bagi saya, tolong ini diluruskan,” ucapnya.
Inspektorat Kabupaten Ogan Ilir pun telah memanggil oknum Camat Pemulutan Barat dan bendaharanya tersebut. “Kita sudah layangkan surat pemanggilan kepada mereka berdua,” terang Ibnu Hardi di ruang kerjanya.
Berita Terkait
-
Harga Beras di Singapura Lebih Murah, Mendagri Tito Bongkar Rahasianya
-
2 Anggota Bawaslu OKU Dipolisikan Karena Terima Rp1,34 Miliar, Janjikan Caleg PAN Lolos DPRD
-
Listrik Padam Saat Rekapitulasi Pileg, Suara Partai di Sukarame Mendadak Naik 27 Ribu?
-
Angin Puting Beliung Melanda Prabumulih, Puluhan Rumah Rusak Berat
-
Jokowi Tanya Tahu Makna Hilirisasi, Mahasiswa Muhammadiyah: Enggak Pak
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!
-
Harumkan Nama Indonesia di Kancah Dunia, 6 Pekerja Kilang Plaju Borong 3 Penghargaan
-
Bara dari Bumi, Jalan Menuju Kedaulatan Energi
-
Kilang Plaju Kembali Salurkan Bantuan Logistik untuk Satgas Karhutla Sumsel
-
BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar untuk Perkuat Akses Pembiayaan Perumahan