SuaraSumsel.id - Bidang Propam Polda Sumatera Selatan memastikan menjaga netralitas personel atau anggota Polri di 17 kabupaten dan kota dalam Pemilu 14 Februari 2024.
"Hal itu menindaklanjuti perintah Kapolda Sumsel Irjen Pol A.Rachmad Wibowo dan sesuai Undang Undang yang mengatur tentang Kepolisian Pasal 28 ayat (1) dan (2) bahwa polisi netral,” kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Sunarto di Palembang, Senin.
Untuk mencegah kemungkinan aktivitas anggota Polda Sumsel mengarah perbuatan yang berpotensi tidak netral atau berpihak kepada peserta Pemilu 2024, anggota Propam melakukan pengawasan dan penindakan sesuai ketentuan
"Tindakan tegas akan diambil jika ada anggota Polda Sumsel tidak netral yakni mulai dari preemtif, preventif, dan represif, penindakan kepada anggota telah ada mekanismenya," ujarnya.
Sementara terkait dengan menjaga netralitas Polri yang bertugas di wilayah hukum Polda Sumsel, masyarakat juga harus memahami terlebih dahulu aturan di Korps Bhayangkara mengenai sikap selama Pemilu 2024.
Anggota Polri tidak boleh berpolitik, meski keluarganya diperbolehkan namun jangan sampai terkesan tidak netral. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Dosen Muda di OKU Timur Kena Tipu Polisi Gadungan, Uang Rp 50 Juta Raib
-
Wanita Muda Sesak Napas di Emperan Toko Bangunan di Palembang, Meninggal Saat Dievakuasi
-
Prabowo Subianto Temui Tokoh Politik Marzuki Alie di Palembang, Apa Maksud Pertemuan Ini?
-
ASN di Musi Rawas Ditembak OTK Usai Salat Subuh, Luka di Paha dan Dada
-
Prabowo Subianto Mampir ke Palembang Setelah Debat Pilpres Ketiga, Ada Agenda Khusus?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya
-
HUT ke-81 RI: BRI Perluas Akses Keuangan Hingga Pelosok dan Mancanegara
-
Video Viral Pengeroyokan Pelajar SMKN 2 Palembang, Ini 5 Fakta yang Terungkap
-
Diduga Rekam Mahasiswi saat PKKMB Unsri, Dua Mahasiswa Dilaporkan ke Polisi
-
Tragedi Dini Hari di Prabumulih, Begini Kronologi Tabrakan yang Tewaskan 3 Orang