SuaraSumsel.id - Perjalanan Sriwijaya FC memang tidak cukup mulus jelang laga penentu menjamu PSMS Medan di Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sumsel pada Minggu (17/12/2023).
Klub kebanggaan wong kito ini ditinggal penyerang asing, Chencho Gyeltshen saat akan mengakhiri lag kedua group Sumatera pada musim 2023/2024. Laga ini menjadi laga penentu, guna kepastian Sriwijaya FC mendapatkan tiket ke 12 besar semifinal.
Tentu tidak mudah bagi Sriwijaya FC untuk bisa melaju dengan komposisi pemain andalan yang menghilang. Disebutkan Chencho kembali ke negaranya karena akan menghadiri pemberian penghargaan pada dirinya atas prestasi sebagai warga negara yang membanggakan.
Kepulangan Chencho cukup disayangkan mengingat pada pekan depan adanya penentu perjalanan Sriwijaya FC di musim ini. Dengan sejumlah tantangan yang dihadapi, Sriwijaya FC memiliki asa untuk masih bisa menarik tiket semifinal tersebut.
Baca Juga: Berbisnis Kebab Turki, Warga Negara Asal Belanda Dideportasi dari Sumsel
Meski situasi lawannya, PSMS Medan tidak sama baiknya. PSMS Medan juga terancam degradasi atas kekalahan permainan di laga markas saat menjamu Semen Padang FC dan PSPS Riau.
Kekalahan ini membuat poin PSMS Medan hanya tertahan di angka 1 saat imbang menjamu PSPS Riau.
Sementara Sriwijaya FC memang tengah libur panjang menunju laga pemungka. Poin yang dikumpulkan Sriwijaya FC baru di angka 12, yang sangat membutuhkan kemenangan menuju tiket semifinal.
Apalagi Sriwijaya FC pun masih menunggu keputusan peninjauan kembali (PK) atas sanksi yang diberikan oleh Komdis PSSI.
Sriwijaya FC mendapatkan sanksi atas laporan Semen Padang FC yang mempersoalkan mengenai keikutsertaan pemain U-21 saat menjamu di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.
Baca Juga: Dipicu Digitalisasi Dan Efisiensi, 126 Kantor Bank di Sumsel Tutup
Sanksi diberikan oleh Komdis PSSI yang mengharuskan pengurangan 3 poin sekaligus denda Rp45 juta. Situasi ini membuat poin Sriwijaya FC berkurang menjadi 4 poin.
Kekinian Sriwijaya FC pun mengaku jika tidak mempersoalkan mengenai keberangkatan Chencho yang kembali ke negarannya.
Sriwijaya FC mengungkapkan tengah mempersiapkan pemain penyerang menggantikan posisi stiker yang kerap mendapatkan sebutan C7 Bhutan.
Opsi yang dipersiapkan ialah menyadangkan dua pemain penyerang lainnya yang juga punya debut menarik, seperti pemain Nur Iskandar.
"Ada pemain lain yang dicadangkan posisi lapis Chencho, kita tengah siapkan taktik terbaik menjamu PSPS Medan di rumah kita," ucap pelatih Sriwijaya FC, Hendri Susilo.
Berita Terkait
-
Siapa Mahyadi Panggabean? Eks Timnas Indonesia yang Sudah Pensiun, tapi Kembali Bermain
-
Kabar Persib: PSS Sleman dan Sriwijaya FC Rebutan Mailson Lima
-
Perjalanan Karier Syakir Sulaiman, Eks Timnas yang Diciduk Gegara Narkoba
-
Pernah Mau Dibeli Baim Wong, Begini Nasib Klub Legendaris Sriwijaya FC
-
Profil dan Prestasi Ferry Rotinsulu, Eks Kiper Timnas Indonesia yang Anggap Pemain Naturalisasi Kebanyakan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang
-
Kronologi Siswi SD Hilang 2 Hari, Ditemukan Dicabuli di Hotel Palembang
-
Wisata Maut di Ogan Ilir: Speedboat Terbalik Lagi, 'Tak Basah Tak Bayar'
-
Baru Kenal, Pemuda 19 Tahun Tega Cabuli Siswi SD di Hotel Melati Palembang
-
Ritel Hingga Perkebunan, Puluhan Perusahaan di Sumsel Tak Cairkan THR