SuaraSumsel.id - Peristiwa kriminal sadis dialami oleh penjaga pasar 7 Ulu, Seberang Ulu Palembang. Dia mengalami luka tembak tiga lubang di bagian dada, tangan dan kakinya. Belum diketahui motif pelaku melakukan tindakan sadis tersebut.
Kekinian korban masih dirawat di rumah sakit. Sementara pihak keluarga sudah melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian.
Diketahui korban yang merupakan warga Kecamatan Seberang Ulu I Palembang mengalami luka tembak pada Jumat (27/10/2023).
“Awalnya kami tidak tahu kalau anak kami ini dirawat akibat tertembak, temannya yang memberi tahu bahwa Rusdi terluka dan mendapatkan perawatan di rumah sakit Pertamina,” jelas Maimunah, ibu korban.
Peristiwa penembakan diduga terjadi di Jalan Panjaitan, Lorong Lama Laut, Kecamatan Plaju Palembang.
Saat itu, orang tua korban mendapatkan informasi kalau anaknya di tembak dan kejadiannya sekitar pukul 10.00 WIB.
“Apa masalahnya kami tidak tahu, orang yang menembak anak kami juga belum tahu siapa. Anak saya ini sempat kritis saat mendapatkan perawatan di rumah sakit, bahkan kami disuruhnya agar tidak menangis,” terangnya.
“Masih ada satu peluru yang bersarang di bagian dada belum dioperasi,” bebernya.
Ayah korban, M Dani menambahkan, bahwa anaknya menjadi penjaga pasar di daerah 7 Ulu meneruskan kerjanya yang terdahulu.
Baca Juga: Kunker Jokowi ke Sumsel, Jalan Tol Palindra Indralaya Ditutup 12 Jam Besok
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, korban sudah diterima anggota piket SPKT Polrestabes Palembang dengan tindak pidana 170 KUHP tentang pengeroyokan.
Laporan tersebut akan diserahkan ke unit Reskrim Polrestabes Palembang, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Wanita di Palembang Ditipu Kenalan Ngaku Polisi di Medsos, Uang Rp158 Juta Raib
-
Diresmikan Jokowi, Berikut Manfaat Palembang Memiliki Sistem Pengelolaan Air Limbah Terpusat
-
Ajukan PK, Terpidana Korupsi Alex Noerdin Bayar Denda Rp 1 Miliar pada Negara
-
IRT Unboxing Paket Bantuan Dibagikan Jokowi Saat Kunker di Palembang, Segini Isinya
-
Jokowi Bandingkan Panjang Tol Dengan Dimiliki Cina: Di Sini 2.800 Km, Di Sana 280.000 Km
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim