SuaraSumsel.id - Nama Hani Syopiar Rustam memang tidak begitu terkenal di kalangan warga Banyuasin, Sumatera Selatan. Meski demikian, sepekan yang lalu, ia dilantik menjadi pejabat (PJ) Bupati Banyuasin oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru.
Hani Syopiar Rustam ternyata pejabat Pejabat Dirjen di Kementerian yang dipimpin Tito Karnavian. Melansir website Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin, diketahui jabatan terakhir Hani Syopiar ialah Sekretaris Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Republik Indonesia.
Melansir di website yang sama diketahui Hani memang kelahiran kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Ia menyelesaikan Pendidikan Sarjana di Universitas Sriwijaya Palembang Fakultas Hukum dan Ilmu Pemerintahan.
Pria kelahiran 12 Januari 1970 memastikan akan melanjutkan program pembangunan yang berdampak, namun akan mengkaji ulang serta menyesuaikan situasi dan keadaan di Kabupaten Banyuasin,
"Mana yang perlu kita tambahi atau kita revisi tentu akan kita kerjakan,” ujar Hani Syofiar.
Suami Maria Ivone Triana ini mempunyai hobi travelling dan olahraga.
Berikut profil Hani Syofiar:
- Pengacara di Bandung & Jakarta selama (kurang lebih 4 Tahun)
- Kasi Aset Daerah, Ditjen Bina Administrasi Keuangan Daerah, Depdagri (Sept 2004 s.d Maret 2006)
- Kasi Pajak Daerah, Ditjen Bina Administrasi Keuangan Daerah, Depdagri (Maret 2006 s.d Sept 2010)
- Kasubdit Pajak Daerah & Retribusi Daerah, Ditjen Keuangan Daerah, Kemendagri (Sept 2010 s.d Agst 2012)
- Kasubdit Pengelolaan Kekayaan Daerah, Ditjen Keuangan Daerah, Kemendagri (Agst 2012 s.d Mei 2013)
- Kasubdit Urusan Pemerintahan Daerah i/1, Ditjen Otda, Kemendagri (Mei 2013 s.d Agustus 2015)
- Anggota Tim Pembina Samsat Tingkat Pusat (1999 s.d 2010)
- Sekretaris Tim Pembina Samsat Tingkat Pusat (2010 s.d 2012)
- Kasubdit Fasilitasi Pelayanan Umum, Ditjen BAK, Kemendagri (sejak 20 Agustus 2015)
- Sekretaris Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Republik Indonesia
Ini lah profil PJ Bupati Banyuasin Hani Syopiar Rustam yang diketahui ialah pejabat di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Baca Juga: Ada Program Restorasi Gambut, Kenapa Gambut di Sumsel Terbakar Setiap Tahun?
Berita Terkait
-
Anugerah Jurnalistik Pertamina 2023 Digelar, Pertamina Ajak Tuangkan Karya Terbaik
-
Makin Pekat Dan Sesak, Udara Palembang Sangat Tidak Sehat Karena Asap
-
Dikritik Karena Kurangi Anggaran BPJS Kesehatan Rp 46 Miliar, Ini Alasan Pemkot Palembang
-
Kolaborasi BTN Syariah dan BP Tapera, 2.300 Unit Rumah Siap Akad Kredit
-
Kualitas Udara Palembang Kembali Terburuk Hari Ini, Ancam Kesehatan Anak Dan Janin
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
Digantikan Jenderal Dudung, Ke Mana Langkah Politik Djamari Chaniago Setelah dari Kabinet?
-
25 Siswa Mual dan Muntah Usai Makan MBG di Muba, Benarkah karena Ayam Geprek?
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Gambut Tak Kenal Batas Konsesi, Mengapa Tata Air Jadi Kunci Cegah Karhutla?
-
Kabut Asap Palembang, Pesawat Jakarta Putar Balik dan Yogyakarta Dialihkan ke Pekanbaru